<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Ummicucu&#039;s Blog</title>
	<atom:link href="http://ummicucu.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ummicucu.wordpress.com</link>
	<description>Kita berada di sebuah perjalanan, dimana tujuan akhir kita adalah menuju kerihaan Allah SWT .   kita dapat berbagi dan belajar  dalam sebuah perjalanan  hidup yang berharga ini.</description>
	<lastBuildDate>Tue, 25 Oct 2011 14:27:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='ummicucu.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/c953cbbe96ed6db66f587889c8a970d9?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Ummicucu&#039;s Blog</title>
		<link>http://ummicucu.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://ummicucu.wordpress.com/osd.xml" title="Ummicucu&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://ummicucu.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>MEMETIK KEAGUNGAN SURAT AL-IKHLAS</title>
		<link>http://ummicucu.wordpress.com/2011/02/27/memetik-keagungan-surat-al-ikhlas/</link>
		<comments>http://ummicucu.wordpress.com/2011/02/27/memetik-keagungan-surat-al-ikhlas/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 27 Feb 2011 14:14:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ummicucu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tafsir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ummicucu.wordpress.com/?p=915</guid>
		<description><![CDATA[Surat Al Ikhlash termasuk diantara surat-surat pendek dalam Al Qur’an. Surat ini sering kali dibaca dan diulang-ulang, hampir-hampir sudah menjadi bacaan harian bagi setiap muslim baik ketika sholat ataupun dzikir. Bukan karena surat ini pendek dan mudah di hafal. Namun memang demikianlah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam dalam keseharian beliau tidak lepas dari membaca surat yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ummicucu.wordpress.com&amp;blog=11816103&amp;post=915&amp;subd=ummicucu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ummicucu.files.wordpress.com/2011/02/kaligrafi-1.jpg"><img src="http://ummicucu.files.wordpress.com/2011/02/kaligrafi-1.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" title="kaligrafi-1" width="150" height="112" class="aligncenter size-thumbnail wp-image-916" /></a><br />
Surat Al Ikhlash termasuk diantara surat-surat pendek dalam Al Qur’an. Surat ini sering kali dibaca dan diulang-ulang, hampir-hampir sudah menjadi bacaan harian bagi setiap muslim baik ketika sholat ataupun dzikir. Bukan karena surat ini pendek dan mudah di hafal. Namun memang demikianlah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam dalam keseharian beliau tidak lepas dari membaca surat yang mulia ini. Lebih dari itu surat yang mulia ini mengandung makna-makna yang penting dan mendalam. Oleh karena itu meski surat ini pendek tapi memiliki kedudukan yang tinggi dibanding surat-surat lainnya. Bahkan kedudukannya sama dengan sepertiga Al Qur’an.</p>
<p>Para pembaca yang mulia, pada edisi kali ini kami sajikan tentang kandungan-kandungan penting dan mendalam dalam surat Al Ikhlash, agar menambah kekhusu’an kita dalam membaca surat ini dan bisa mengamalkan kandungan-kandungan penting tersebut dalam kehidupan kita.</p>
<p>Kedudukan Surat Al Ikhlas<br />
Diriwiyatkan dalam shahih Al Bukhari dari shahabat Abu Sa’id Al-Khudri radhiallahu ‘anhu, beliau berkata: “Ada seorang shahabat Rasul shalallahu ‘alaihi wasallam mendengar tetangganya membaca berulang-ulang:</p>
<p>قُلْ هُوَ اللهُ اَحَدٌ</p>
<p>Kemudian di pagi harinya dia menemui Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam dan menceritakan tentang perbuatan tetangganya tersebut. Seakan akan shahabat ini menganggap ringan kedudukan surat ini. Maka Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda:</p>
<p>وَالَّذِي نَفْسي بِيَدِهِ إِنَّهُ لَتَعْدِلُ ثُلُثَ الْقُرْآنِ</p>
<p>“Demi jiwaku yang ada ditangan-Nya. Sesungguhnya surat Al Ikhlas benar-benar menyamai sepertiga Al-Qur’an.” (HR Al-Bukhari Bab Fadhail Qur’an no. 5014)</p>
<p>Para ulama’ telah menjelaskan sebab kenapa surat Al Ikhlash ini menyamai sepertiga Al Qur’an. Karena di dalam Al Qur’an mengandung tiga pokok yang paling mendasar yaitu;<br />
pertama: Tauhid,<br />
Kedua: Kisah-kisah rasul dan umatnya,<br />
Ketiga: Hukum-hukum syari’at.</p>
<p>Sedangkan surat Al Ikhlas ini, mengandung pokok-pokok dan kaidah-kaidah ilmu tauhid. Atas dasar inilah surat Al Ikhlash menyamai sepertiga Al-Qur’an.</p>
<p>Kandungan Surat Al-Ikhlas<br />
Allah subhanahu wata’ala berfirman:</p>
<p>قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ (1) اللَّهُ الصَّمَدُ (2) لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ (3) وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ (4)</p>
<p>“Katakanlah: “Dia-lah Allah, Yang Maha Esa. Allah adalah Rabb yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan, Dan tiada seorangpun yang setara dengan-Nya.”(QS. Al-Ikhlas: 1-4)</p>
<p>Dalam ayat pertama:</p>
<p>قُلْ هُوَ اللهُ اَحَدٌ</p>
<p>“Katakanlah: “Dia-lah Allah, Yang Maha Esa (tunggal).”</p>
<p>Para pembaca yang mulia, dalam ayat pertama Allah subhanahu wata’ala menegaskan bahwa dirinya memiliki nama Al Ahad yang mengandung sifat ahadiyyah yang bermakna esa atau tunggal. Dia-lah esa dalam segala nama-nama-Nya yang mulia dan esa pula dalam seluruh sifat-sifat-Nya yang sempurna. Dia-lah esa, tiada siapa pun yang semisal dan serupa dengan keagungan dan kemulian Allah subhanahu wata’ala.<br />
Kalau kita memperhatikan penciptaan alam semesta ini dari bumi, langit, matahari, bulan, lautan, gunung-gunung, bukit-bukit, iklim/suhu dan seluruh makhluk yang di alam ini, semuanya tertata rapi dan serasi menunjukkan bahwa pencipta, pengatur, dan penguasa alam semesta ini adalah esa yaitu Allah subhanahu wata’ala. Allah subhanahu wata’ala berfirman (artinya):<br />
“Dia-lah Yang Telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak akan melihat pada ciptaan Rabb Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka Lihatlah berulang-ulang, Adakah kamu lihat ada sesuatu yang tidak seimbang? Kemudian pandanglah sekali lagi niscaya penglihatanmu akan kembali kepadamu dengan tidak akan menemukan sesuatu yang cacat,…” (Al Mulk: 2-3)</p>
<p>Dan juga firman-Nya (artinya):<br />
“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu dia hidupkan bumi sesudah mati (kering)-nya dan dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi; sungguh (terdapat) tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan.” (Al Baqarah: 164)</p>
<p>Fitrah manusia yang suci pasti dalam hatinya akan menyakini keesaan Allah subhanahu wata’ala. Sebagaimana perkataan penyair:</p>
<p>وَفِيْ كُلِّ شَيْءٍ لَهُ آيَةٌ<br />
تَدُلُّ عَلَى أَنَّهُ اْلوَاحِدُ</p>
<p>Dan pada segala sesuatu terdapat tanda-tanda bagi-Nya<br />
Yang semua itu menunjukkan bahwa Allah adalah Esa.</p>
<p>Kalau sekiranya yang menguasai dan mengatur bumi dan langit serta seluruh alam ini lebih dari satu niscaya bumi dan langit serta alam ini akan hancur berantakan. Allah subhanahu wata’ala berfirman (artinya):<br />
“Sekiranya ada di langit dan di bumi pengatur dan pencipta selain Allah tentulah keduanya telah rusak dan binasa.” (Al-Anbiya: 22)</p>
<p>Demikian pula Allah subhanahu wata’ala adalah esa dalam peribadahan. Bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali hanya Allah subhanahu wata’ala dan sesembahan-sesembahan selain Allah subhanahu wata’ala itu adalah batil.</p>
<p>Sehingga termasuk kandungan dari ayat pertama, yaitu bahwa Allah subhanahu wata’ala adalah esa (tunggal) dalam penciptaan, pengaturan dan pengusaan alam semesta ini, maka seharusnya Dia-lah Allah subhanahu wata’ala pula adalah esa (tunggal) dalam peribadahan. Sebagaimana Allah subhanahu wata’ala berfirman (artinya):<br />
“Hai manusia, sembahlah Rabb kalian yang telah menciptakan kalian dan orang-orang yang sebelum kalian, agar kalian bertakwa, (karena) Dia-lah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagi kalian dan langit sebagai atap, dan Dia yang menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezki untuk kalian; Karena itu janganlah kalian menjadikan sekutu-sekutu bagi Allah, padahal kalian mengetahuinya.” (Al Baqarah: 21-22)</p>
<p>Bahkan sesungguhnya kitab suci Al-Qur’an dan semua risalah yang dibawa oleh para Nabi tidaklah datang melainkan dalam rangka menjelaskan tentang keesaan Allah subhanahu wata’ala yaitu bahwa tidak ada yang berhak didibadahi kecuali Allah subhanahu wata’ala semata. Sebagaimana firman-Nya:<br />
“Dan Kami tidak mengutus seorang rasulpun sebelum kamu melainkan Kami wahyukan kepadanya: “Bahwasanya tidak ada sesembahan yang berhak disembah melainkan Aku, maka sembahlah kamu sekalian kepada-Ku”. (Al-Anbiya’: 25)</p>
<p>Dalam ayat yang kedua Allah subhanahu wata’ala berfirman:</p>
<p>اللَّهُ الصَّمَدُ</p>
<p>“Allah adalah (Rabb) yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.”</p>
<p>Dalam ayat ini Allah subhanahu wata’ala mengkhabarkan kepada kita salah satu nama-Nya pula adalah Ash Shomad. Yang mengandung makna bahwa Dia-lah Rabb satu-satunya tempat bergantung dari seluruh makhluk. Dia-lah yang memenuhi seluruh kebutuhan makhluk-Nya. Karena Dia-lah Yang Maha Kaya dengan kekayaan yang tiada batas dan Dia pula Yang Maha Kuasa dengan kekuasaan yang tiada tara. Tidak ada yang bisa mendatangkan manfaat dan menolak mudharat kecuali hanya Allah subhanahu wata’ala semata. Allah subhanahu wata’ala berfirman (artinya):<br />
“Jika Allah menimpakan sesuatu kemudharatan kepadamu, maka tidak ada yang dapat menghilangkannya kecuali Dia. dan jika Allah menghendaki kebaikan bagi kamu, maka tak ada yang dapat menolak kurnia-Nya …” (Yunus: 107)</p>
<p>Rasulllah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda:</p>
<p>لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ</p>
<p>“Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dari Allah.” (HR. Al Bukhari)</p>
<p>Allah subhanahu wata’ala dan Rasul-Nya menegaskan bahwa makhluk itu lemah dan tidak punya daya dan kekuatan. Oleh karena itulah Allah subhanahu wata’ala sebagai tempat satu-satunya untuk bergantung dari seluruh makhluknya.<br />
Lalu pantaskah seorang hamba bergantung kepada selain Allah subhanahu wata’ala? Atau berdo’a, meminta pertolongan, meminta barokah, mempersembahkan sesembelihan kepada selain Allah subhanahu wata’ala. Pantaskan seorang hamba menyembelih sesembelihan diperuntukan sang penunggu pohon, gunung, laut, kuburan atau selainnya. Tentu hal itu sangat tidak pantas, karena Allah subhanahu wata’ala adalah Al Ahad yang maha esa dalam penciptaan dan pengaturan, Dia-lah pula yang maha esa dalam peribadahan. Dan Dia subhanahu wata’ala juga adalah Ash Shomad, tempat satu-satuya bergantung dari seluruh makhluk-Nya, sehingga Dia-lah pula yang berhak untuk diibadahi semata.</p>
<p>Dalam ayat ketiga Allah subhanahu wata’ala berfirman:</p>
<p>لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ</p>
<p>“Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan.”</p>
<p>Ayat ini menunjukkan akan kesempurnaan Allah subhanahu wata’ala, Dia tidak memiliki anak dan tidak pula diperanakkan serta Dia pun tidak meliki istri. Sehingga Dia-lah esa dalam segala sifat-sifat-Nya yang tiada setara dengan-Nya. Allah subhanahu wata’ala menegaskan dalam firman-Nya:<br />
“Dia pencipta langit dan bumi, Maka bagaimana mungkin Dia mempunyai anak padahal Dia tidak mempunyai istri. Dia menciptakan segala sesuatu dan Dia mengetahui segala sesuatu.” (Al-An’am: 101)</p>
<p>Sehingga tidak benar perkataan Yahudi bahwa Uzair adalah anak Allah subhanahu wata’ala, tidak bernar pula perkataan Nasrani bahwa Isa adalah Allah subhanahu wata’ala ataupun keyakinan trinitas, tidak benar pula perkataan orang-orang musyrikin Quraisy bahwa malaikat adalah anak perempuan Allah. Subhanallah (Maha Suci Allah) dari apa yang mereka katakan.</p>
<p>Dalam ayat terakhir, Allah subhanahu wata’ala berfirman:</p>
<p>وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ</p>
<p>“Dan tiada seorangpun yang setara dengan-Nya.”</p>
<p>Allah subhanahu wata’ala menutup surat Al Ikhlash ini dengan penegasan bahwa tidak ada yang siapa pun yang setara dan serupa dengan sifat-sifat Allah yang maha mulia dan sempurna. Sebagaimana juga ditegaskan dalam ayat-ayat lainnya, diantaranya;<br />
“Dan Katakanlah: “Segala puji bagi Allah yang tidak mempunyai anak dan tidak mempunyai sekutu dalam kerajaan-Nya dan Dia bukan pula hina yang memerlukan penolong dan agungkanlah Dia dengan pengagungan yang sebesar-besarnya.” (Al Isra’: 111)</p>
<p>Keutamaan surat Al Ikhlas<br />
Di antara keutamaan surat Al-Ikhlash adalah sebagai berikut:</p>
<p>1. Mendapatkan kecintaan Allah subhanahu wata’ala<br />
Dari ‘Aisyah radhiallahu ‘anha, bahwasanya Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam pernah mengutus seorang shahabat dalam sebuah pertempuran. Lalu dia mengimami sholat dan selalu membaca surat Al Ikhlas. Tatkala mereka kembali dari pertempuran mereka adukan hal tersebut kepada Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam. Beliau bersabda: “Tanyakan kepadanya apa yang melatarbelakangi dia berbuat seperti itu, merekapun menanyakannya. Lalu Dia pun menjawab: “Karena sesungguhnya surat Al Ikhlas itu mengandung sifat yang dimiliki oleh Ar Rahman (Allah) dan aku suka untuk membacanya. Maka Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Kabarkan kepadanya bahwa Allah subhanahu wata’ala mencintainya” (HR. Al-Bukhari no. 7375)</p>
<p>2. Mendapatkan Jannah<br />
Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, beliau berkata: “Aku pernah bersama Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam dan disaat itu beliau mendengar seseorang membaca:</p>
<p>قُلْ هُوَاللهُ أَحَدٌ</p>
<p>Lalu beliau bersabda: “Dia telah mendapatkan”, Abu Hurairah bertanya: “Mendapatkan apa wahai Rasulullah?” Beliau menjawab: “Al Jannah (surga).”(HR. At Tirmidzi)<br />
Dalam hadits yang lain beliau bersabda: “Kecintaanmu terhadap surat Al Ikhlas memasukkanmu ke dalam al jannah.” (HR. Al-Bukhari)</p>
<p>3. Do’a yang tidak tertolak<br />
Dari Buraidah bin Khusaib radhiallahu ‘anhu, beiau berkata: “Aku pernah masuk masjid bersama Nabi, tiba-tiba ada seorang shahabat shalat dan membaca dalam do’anya:</p>
<p>اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَ لُكَ بِأَنِّي أَشْهَدُ أَنْ لاَإِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ اْللأَ حَدُ ألصَّمَدُ اَّّلذِيْ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْ وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ</p>
<p>Lalu beliau bersabda: “Demi jiwaku yang ada ditangan-Nya. Sungguh dia telah meminta dengan nama-Nya yang mulia, yang jika ia meminta dengan nama tersebut, Allah akan memberinya dan jika dia berdo’a dengannya, diterima.”(HR. Abu Dawud, Tirmidzi dan Ibnu Majah)<br />
Sumber : http://www.buletin-alilmu.com/</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ummicucu.wordpress.com/915/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ummicucu.wordpress.com/915/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ummicucu.wordpress.com/915/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ummicucu.wordpress.com/915/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ummicucu.wordpress.com/915/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ummicucu.wordpress.com/915/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ummicucu.wordpress.com/915/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ummicucu.wordpress.com/915/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ummicucu.wordpress.com/915/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ummicucu.wordpress.com/915/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ummicucu.wordpress.com/915/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ummicucu.wordpress.com/915/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ummicucu.wordpress.com/915/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ummicucu.wordpress.com/915/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ummicucu.wordpress.com&amp;blog=11816103&amp;post=915&amp;subd=ummicucu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ummicucu.wordpress.com/2011/02/27/memetik-keagungan-surat-al-ikhlas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e5144c9f971810eedf0f8565b2ec412e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ummicucu</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ummicucu.files.wordpress.com/2011/02/kaligrafi-1.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">kaligrafi-1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MENGGALI KANDUNGAN SURAT AL-FATIHAH</title>
		<link>http://ummicucu.wordpress.com/2011/02/27/menggali-kandungan-surat-al-fatihah/</link>
		<comments>http://ummicucu.wordpress.com/2011/02/27/menggali-kandungan-surat-al-fatihah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 27 Feb 2011 14:10:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ummicucu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tafsir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ummicucu.wordpress.com/?p=910</guid>
		<description><![CDATA[Para pembaca yang dirahmati Allah suhanahu wata’ala, setiap hari umat Islam menjalankan ritual shalat yang merupakan salah satu bentuk peribadahan kepada Allah suhanahu wata’ala. Setiap kita melaksanakan shalat, kita diperintah untuk membaca surat Al Fatihah sebagai salah satu rukun shalat. Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda: لاَصَلاَةَ لِمَنْ لَمْ يَقْرَأْ بِفَاتِحَةِ الْكِتَابِ “Tidak sah shalat seseorang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ummicucu.wordpress.com&amp;blog=11816103&amp;post=910&amp;subd=ummicucu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ummicucu.files.wordpress.com/2011/02/th_kaligrafi.jpg"><img src="http://ummicucu.files.wordpress.com/2011/02/th_kaligrafi.jpg?w=147&#038;h=150" alt="" title="th_Kaligrafi" width="147" height="150" class="aligncenter size-thumbnail wp-image-913" /></a></p>
<p>Para pembaca yang dirahmati Allah suhanahu wata’ala, setiap hari umat Islam menjalankan ritual shalat yang merupakan salah satu bentuk peribadahan kepada Allah suhanahu wata’ala. Setiap kita melaksanakan shalat, kita diperintah untuk membaca surat Al Fatihah sebagai salah satu rukun shalat. Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda:</p>
<p>لاَصَلاَةَ لِمَنْ لَمْ يَقْرَأْ بِفَاتِحَةِ الْكِتَابِ</p>
<p>“Tidak sah shalat seseorang yang tidak membaca Fatihatul Kitab (Al Fatihah)”. (HR. Abu Dawud no. 297 dan At Tirmidzi no. 230 dari shahabat Abu Hurairah dan ‘Aisyah)<br />
Surat ini termasuk deretan surat Makkiyah (yang turun sebelum hijrah) dan terdiri dari tujuh ayat.</p>
<p>Nama Lain Surat Al Fatihah<br />
Surat Al Fatihah memiliki banyak nama. Di antaranya; Fatihatul Kitab (pembuka kitab/Al Qur’an). Karena Al Qur’an, secara penulisan dibuka dengan surat ini. Demikian pula dalam shalat, Al Fatihah sebagai pembuka dari surat-surat lainnya.<br />
Al Fatihah dikenal juga dengan sebutan As Sab’ul Matsani (tujuh yang diulang-ulang). Disebabkan surat ini dibaca berulang-ulang pada setiap raka’at dalam shalat.<br />
Dinamakan juga dengan Ummul Kitab. Karena di dalamnya mencakup pokok-pokok Al Quran, seperti aqidah dan ibadah.</p>
<p>Keutamaan surat Al Fatihah<br />
Surat Al Fatihah memiliki berbagai macam keutamaan dan keistimewaan dibanding dengan surat-surat yang lain. Di antaranya adalah;<br />
Al Fatihah merupakan surat yang paling agung. Al Imam Al Bukhari meriwayatkan dari shahabat Abu Sa’id Al Mu’alla, bahwasanya Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda (artinya):<br />
“Sungguh aku akan ajarkan kepadamu surat yang paling agung dalam Al Quran sebelum engkau keluar dari masjid? Lalu Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam memegang tanganku. Disaat Beliau shalallahu ‘alaihi wasallam hendak keluar dari masjid, aku bertanya: “Ya Rasulullah! Bukankah engkau akan mengajariku tentang surat yang paling agung dalam Al Quran? Maka Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam berkata: Ya (yaitu surat)</p>
<p>الْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ</p>
<p>Ia adalah As Sab’u Al Matsani dan Al Qur’anul ‘Azhim (Al Qur’an yang Agung) yang diwahyukan kepadaku.” (HR. Al Bukhari no. 4474)</p>
<p>Al Fatihah merupakan surat istimewa yang tidak ada pada kitab-kitab terdahulu selain Al Qur’an. Dari shahabat Ubay bin Ka’ab radhiallahu ‘anhu, bahwasanya Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam berkata kepadanya: “Maukah engkau aku beritahukan sebuah surat yang tidak ada dalam kitab Taurat, Injil, Zabur, dan demikian pula tidak ada dalam Al Furqan (Al Qur’an) surat yang semisalnya? Kemudian Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam memberitakan surat itu adalah Al Fatihah”. (HR. At Tirmidzi no. 2800)<br />
Al Fatihah sebagai obat dengan izin Allah suhanahu wata’ala. Al Imam Al Bukhari meriiwayatkan dari shahabat Abu Sa’id Al Khudri radhiallahu ‘anhu tentang kisah kepala kampung yang tersengat kalajengking. Lalu beberapa shahabat Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam meruqyahnya dengan membacakan surat Al Fatihah kepadanya. Dengan sebab itu Allah suhanahu wata’ala menyembuhkan penyakit kepala kampung itu.<br />
Terkait dengan shalat sebagai rukun Islam yang kedua, Al Fatihah merupakan unsur terpenting dalam ibadah itu. Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda:</p>
<p>مَنْ صَلَّى وَلَمْ يَقْرَأْ فِيْهَا أُمَّ الْقُرْآنِ فَهِيَ خِدَاجٌ – ثَلاَثاً – غَيْرُ تَمَامٍ</p>
<p>“Barang siapa shalat dalam keadaan tidak membaca Al Fatihah, maka shalatnya cacat (Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam mengulanginya sampai tiga kali) tidak sempurna.” (HR. Muslim no. 395, dari shahabat Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu)<br />
Bahkan membaca Al Fatihah termasuk rukun dalam shalat, sebagaimana riwayat diatas.</p>
<p>Tafsir Surat Al Fatihah<br />
Pembaca yang dirahmati Allah suhanahu wata’ala, berikut ini merupakan ringkasan tafsir dari surat Al Fatihah:</p>
<p>الْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ</p>
<p>“Segala puji bagi Allah Rabbul ‘alamin.”<br />
Segala pujian beserta sifat-sifat yang tinggi dan sempurna hanyalah milik Allah suhanahu wata’ala semata. Tiada siapa pun yang berhak mendapat pujian yang sempurna kecuali Allah suhanahu wata’ala. Karena Dia-lah Penguasa dan Pengatur segala sesuatu yang ada di alam ini. Dia-lah Sang Penguasa Tunggal, tiada sesuatu apa pun yang berserikat dengan kuasa-Nya dan tiada sesuatu apa pun yang luput dari kuasa-Nya pula. Dia-lah Sang Pengatur Tunggal, yang mengatur segala apa yang di alam ini hingga nampak teratur, rapi dan serasi. Bila ada yang mengatur selain Allah suhanahu wata’ala, niscaya bumi, langit dan seluruh alam ini akan hancur berantakan. Dia pula adalah Sang Pemberi rezeki, yang mengaruniakan nikmat yang tiada tara dan rahmat yang melimpah ruah. Tiada seorang pun yang sanggup menghitung nitmat yang diperolehnya. Disisi lain, ia pun tidak akan sanggup membalasnya. Amalan dan syukurnya belum sebanding dengan nikmat yang Allah suhanahu wata’ala curahkan kepadanya. Sehingga hanya Allah suhanahu wata’ala yang paling berhak mendapatkan segala pujian yang sempurna.</p>
<p>الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ</p>
<p>“Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyanyang.”<br />
Ar Rahman dan Ar Rahim adalah Dua nama dan sekaligus sifat bagi Allah suhanahu wata’ala, yang berasal dari kata Ar Rahmah. Makna Ar Rahman lebih luas daripada Ar Rahim. Ar Rahman mengandung makna bahwa Allah suhanahu wata’ala mencurahkan rahmat-Nya kepada seluruh makhluk-Nya, baik yang beriman atau pun yang kafir. Sedangkan Ar Rahim, maka Allah suhanahu wata’ala mengkhususkan rahmat-Nya bagi kaum mukminin saja. Sebagaimana firman Allah suhanahu wata’ala: “Dan adalah Dia Maha Penyayang kepada orang-orang yang beriman”. (Al Ahzab: 43)</p>
<p>مَالِكِ يِوْمِ الدِّيْنِ</p>
<p>“Yang menguasai hari kiamat.”<br />
Para ‘ulama ahli tafsir telah menafsirkan makna Ad Din dari ayat diatas adalah hari perhitungan dan pembalasan pada hari kiamat nanti.<br />
Umur, untuk apa digunakan? Masa muda, untuk apa dihabiskan? Harta, dari mana dan untuk apa dibelanjakan? Tiada seorang pun yang lepas dan lari dari perhitungan amal perbuatan yang ia lakukan di dunia. Allah suhanahu wata’ala berfirman (artinya):<br />
“Tahukah kamu apakah hari pembalasan itu? Sekali lagi, tahukah kamu apakah hari pembalasan itu? (Yaitu) hari (ketika) seseorang tidak berdaya sedikitpun untuk menolong orang lain. Dan segala urusan pada hari itu dalam kekuasaan Allah”. (Al Infithar: 17-19)</p>
<p>إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِيْنَ</p>
<p>“Hanya kepada-Mu kami menyembah dan hanya kepada-Mu kami mohon pertolonga.”<br />
Secara kaidah etimologi (bahasa) Arab, ayat ini terdapat uslub (kaidah) yang berfungsi memberikan penekanan dan penegasan. Yaitu bahwa tiada yang berhak diibadahi dan dimintai pertolongan kecuali hanya Allah suhanahu wata’ala semata. Sesembahan-sesembahan selain Allah itu adalah batil. Maka sembahlah Allah suhanahu wata’ala semata.</p>
<p>Sementara itu, disebutkan permohonan tolong kepada Allah setelah perkara ibadah, menunjukkan bahwa hamba itu sangat butuh kepada pertolongan Allah suhanahu wata’ala untuk mewujudkan ibadah-ibadah yang murni kepada-Nya.<br />
Selain itu pula, bahwa tiada daya dan upaya melainkan dari Allah suhanahu wata’ala. Maka mohonlah pertolongan itu hanya kepada Allah suhanahu wata’ala. Tidak pantas bertawakkal dan bersandar kepada selain Allah suhanahu wata’ala, karena segala perkara berada di tangan-Nya. Hal ini sebagaimana firman Allah suhanahu wata’ala (artinya):<br />
“Maka sembahlah Dia dan bertawakkallah kepada-Nya”. (Hud: 123)</p>
<p>اهْدِنَا الصَّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ</p>
<p>“Tunjukkanlah kami ke jalanmu yang lurus.”<br />
Yaitu jalan yang terang yang mengantarkan kepada-Mu dan jannah (surga)-Mu berupa pengetahuan (ilmu) tentang jalan kebenaran dan kemudahan untuk beramal dengannya.</p>
<p>Al Imam Ahmad dalam Musnadnya meriwayatkan dari shahabat An Nawas bin Sam’an radhiallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Allah memberikan permisalan ash shirathul mustaqim (jembatan yang lurus), diantara dua sisinya terdapat dua tembok. Masing-masing memiliki pintu-pintu yang terbuka, dan di atas pintu-pintu tersebut terdapat tirai-tirai tipis dan di atas pintu shirath terdapat seorang penyeru yang berkata: “Wahai sekalian manusia masuklah kalian seluruhnya ke dalam as shirath dan janganlah kalian menyimpang. Dan ada seorang penyeru yang menyeru dari dalam ash shirath, bila ada seseorang ingin membuka salah satu dari pintu-pintu tersebut maka penyeru itu berkata: “Celaka engkau, jangan engkau membukanya, karena jika engkau membukanya, engkau akan terjungkal kedalamnya. Maka ash shirath adalah Al Islam, dua tembok adalah aturan-aturan Allah, pintu-pintu yang terbuka adalah larangan-larangan Allah. Penyeru yang berada di atas ash shirath adalah Kitabullah (Al Qur’an), dan penyeru yang berada didalam ash shirath adalah peringatan Allah bagi hati-hati kaum muslimin”.</p>
<p>صِرَاطَ الَّذِيْنَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ</p>
<p>“Yaitu jalannya orang-orang yang engkau beri kenikmatan.”<br />
Siapakah mereka itu? Meraka adalah sebagaimana yang dalam firman Allah suhanahu wata’ala: “Dan barang siapa yang menta’ati Allah dan Rasul-Nya, mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah yaitu: Nabi-nabi, para shiddiqin, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang shalih. Dan mereka itulah sebaik-baik teman. Yang demikian itu adalah karunia dari Allah dan Allah cukup mengetahui”. (An Nisaa’: 69-70</p>
<p>غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلاَ الضَّآلِيْنَ</p>
<p>“Dan bukan jalan orang-orang yang Engkau murkai dan bukan pula jalan orang-orang yang sesat.”<br />
Orang-orang yang dimurkai Allah suhanahu wata’ala adalah orang-orang yang mengetahui kebenaran akan tetapi enggan mengamalkannya. Mereka itu adalah kaum Yahudi. Allah suhanahu wata’ala berfirman berkenaan dengan keadaan mereka (artinya):<br />
“Katakanlah Wahai Muhammad: Maukah Aku beritakan kepadamu tentang orang-orang yang lebih buruk pembalasannya dari (orang-orang fasik) itu di sisi Allah, yaitu orang-orang yang dikutuk dan dimurkai oleh Allah”. (Al Ma’idah: 60)</p>
<p>Adapun jalan orang-orang yang sesat adalah bersemangat untuk beramal dan beribadah, tapi bukan dengan ilmu. Akhirnya mereka sesat disebabkan kebodohan mereka. Seperti halnya kaum Nashara. Allah suhanahu wata’ala memberitakan tentang keadaan mereka:<br />
“Dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu orang-orang yang telah sesat dahulunya (sebelum kedatangan Muhammad) dan mereka telah menyesatkan kebanyakan (manusia), dan mereka tersesat dari jalan yang lurus”. (Al Ma’idah: 77)</p>
<p>At Ta’min<br />
Pembaca yang dirahmati Allah suhanahu wata’ala, At Ta’min adalah kalimat “Amin” yang diucapkan setelah selesai membaca Al Fatihah dalam shalat dan bukan merupakan bagian dari surat tersebut, yang mempunyai arti “Ya Allah kabulkanlah do’a kami”.<br />
Diriwayatkan dari shahabat Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, bahwasanya Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam ketika membaca:</p>
<p>غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلاَ الضَّآلِيْنَ</p>
<p>maka Beliau shalallahu ‘alaihi wasallam mengucapkan Amin sampai orang-orang yang di belakangnya dari shaf pertama mendengar suaranya. (HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah)<br />
Barang siapa yang ta’minnya bersamaan dengan ta’min malaikat, maka Allah suhanahu wata’ala menjanjikan ampunan bagi dia. Sebagaimana hadits yang diriwayatkan shahabat Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, bahwasanya Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Jika imam mengucapkan amin maka ikutilah, karena barang siapa yang ta’minnya bersamaan dengan ta’min malaikat, niscaya ia diampuni dosa-dosanya yang telah lalu”. (Muttafaqun alaih)</p>
<p>Kandungan surat Al Fatihah<br />
Pembaca yang dirahmati Allah suhanahu wata’ala, surat ini memiliki kandungan faidah yang banyak dan agung, berikut ini beberapa di antaranya yang dapat kami sebutkan:</p>
<p>1. Surat ini terkandung di dalamnya tiga macam tauhid:<br />
• Tauhid Rububiyyah, yaitu beriman bahwa hanya Allah suhanahu wata’ala yang menciptakan, mengatur dan memberi rizqi, sebagaimana yang terkandung di dalam penggalan ayat: “Rabbul ‘alamin “.<br />
• Tauhid Asma’ wa Shifat, yaitu beriman bahwa Allah suhanahu wata’ala mempunyai nama-nama serta sifat-sifat yang mulia dan sesuai dengan keagungan-Nya. Diantaranya Ar Rahman dan Ar Rahim.<br />
• Tauhid Uluhiyyah, yaitu beriman bahwa tiada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah suhanahu wata’ala semata. Adapun sesembahan selain Allah suhanahu wata’ala adalah batil. Diambil dari penggalan ayat: “Hanya kepada-Mu kami menyembah dan memohon pertolongan”.</p>
<p>2. Penetapan adanya hari kiamat dan hari pembalasan, sebagaimana potongan ayat: “Penguasa hari pembalasan”.</p>
<p>3. Perintah untuk menempuh jalan orang-orang yang shalih.</p>
<p>4. Peringatan dan ancaman dari enggan untuk mengamalkan ilmu yang telah diketahui. Karena hal ini mendatangkan murka Allah suhanahu wata’ala. Demikian pula, hendaklah kita berilmu sebelum berkata dan beramal. karena kebodohan akan mengantarkan pada jalan kesesatan.</p>
<p>Penutup<br />
Demikianlah ringkasan dari tafsir surat Al Fatihah. Semoga dapat mengantarkan kita kepada pemahaman yang benar di dalam menempuh agama yang diridhai oleh Allah suhanahu wata’ala ini. Amin, Ya Rabbal ‘Alamin.<br />
Sumber : http://www.buletin-alilmu.com/</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ummicucu.wordpress.com/910/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ummicucu.wordpress.com/910/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ummicucu.wordpress.com/910/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ummicucu.wordpress.com/910/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ummicucu.wordpress.com/910/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ummicucu.wordpress.com/910/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ummicucu.wordpress.com/910/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ummicucu.wordpress.com/910/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ummicucu.wordpress.com/910/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ummicucu.wordpress.com/910/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ummicucu.wordpress.com/910/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ummicucu.wordpress.com/910/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ummicucu.wordpress.com/910/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ummicucu.wordpress.com/910/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ummicucu.wordpress.com&amp;blog=11816103&amp;post=910&amp;subd=ummicucu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ummicucu.wordpress.com/2011/02/27/menggali-kandungan-surat-al-fatihah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e5144c9f971810eedf0f8565b2ec412e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ummicucu</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ummicucu.files.wordpress.com/2011/02/th_kaligrafi.jpg?w=147" medium="image">
			<media:title type="html">th_Kaligrafi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ma’ammar Qaddafy : Musailamah Abad Ini</title>
		<link>http://ummicucu.wordpress.com/2011/02/26/ma%e2%80%99ammar-qaddafy-musailamah-abad-ini/</link>
		<comments>http://ummicucu.wordpress.com/2011/02/26/ma%e2%80%99ammar-qaddafy-musailamah-abad-ini/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 26 Feb 2011 16:40:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ummicucu</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ummicucu.wordpress.com/?p=906</guid>
		<description><![CDATA[Saat ini Timur Tengah sedang bergolak, dan yang terbaru adalah tewasnya 84 orang demonstran oleh peluru ansharut thaghut dan Musaimalah modern, Mua&#8217;ammar Qaddafy. Agar umat Islam lebih mengetahui sepak terjang Thaghut yang satu ini dan agar umat jangan silau oleh &#8220;secuil&#8221; bantuan yang dialirkan untuk membangun Masjid Mu&#8217;ammar Qaddafy di Sentul (bekerjasama dengan Ustadz Arifin [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ummicucu.wordpress.com&amp;blog=11816103&amp;post=906&amp;subd=ummicucu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ummicucu.files.wordpress.com/2011/02/khadaffy_r190x.jpg"><img src="http://ummicucu.files.wordpress.com/2011/02/khadaffy_r190x.jpg?w=150&#038;h=107" alt="" title="Khadaffy_r190x" width="150" height="107" class="aligncenter size-thumbnail wp-image-907" /></a><br />
Saat ini Timur Tengah sedang bergolak, dan yang terbaru adalah tewasnya 84 orang demonstran oleh peluru ansharut thaghut dan Musaimalah modern, Mua&#8217;ammar Qaddafy. Agar umat Islam lebih mengetahui sepak terjang Thaghut yang satu ini dan agar umat jangan silau oleh &#8220;secuil&#8221; bantuan yang dialirkan untuk membangun Masjid Mu&#8217;ammar Qaddafy di Sentul (bekerjasama dengan Ustadz Arifin Ilham).</p>
<p>Juga agar jangan lagi ada umat Islam yang tertipu sehingga menyebut Musailamah ini dengan gelar Al Qaid Qaddafy (Qaddafy Sang Pemimpin) sebagaimana beberapa orang pernah menyebutnya. Tulisan ini saya nukil dan  saya terjemahkan dari buku karya  Syaikh Mujahid Abdurrahman Hasan yang berjudul &#8216;Qaddafy Musailamah al Ashr : Qaddafy, Musailamah Modern&#8221; dengan pengantar dari Syaikh Mujahid Abu Mundzir As Saidy Amir Jama&#8217;ah Jihadyah Libya :</p>
<p>BERIKUT BEBERAPA PENYIMPANGAN AQIDAH SANG MUSAILAMAH MODERN</p>
<p>1.Tentang Haji tahun 1400 H</p>
<p>&#8220;Haji tahun 1400 H ini hanya merupakan permainan tepuk tangan dan siulan belaka  sebagaimana pada zaman jahiliyyah. Karena itu, apa artinya haji tahun ini dan juga tahun-tahun selanjutnya jika pendudukan Amerika masih terus berlanjut di Baitullah Masjidil Haram ? (Khutbah Iedul Adha di kota Jadu 19 Oktober 1990)</p>
<p>2.Tentang Ka&#8217;bah</p>
<p>&#8220;Ka&#8217;bah adalah berhala terakhir yang masih tersisa di antara berhala-berhala lainnya&#8221; (Pembukaan Majlis Ittihad Al Jami&#8217;at Al Arobiyyah di kota Benghazi 18 Februari 1990)</p>
<p>3.Tentang Melontar Jumrah</p>
<p>&#8220;Kalian semua melontar jamarat ? Yang wajib saat ini bagi kalian adalah melempar Zionis yahudi di Palestina. Setiap seorang dari kita membawa tujuh batu lalu pergi ke Palestina dan melempar para Zionis itu. Inilah Jihad sesungguhnya, inilah melontar Jamarat yang sebenarnya. Apa artinya melontar tujuh batu ke arah sebuah tonggak ? Inilah ganti dari melontar Jamarat, inilah Haji yang sebenarnya di zaman ini&#8221;. (Pembukaan Muktamar II Qiyadah Sya&#8217;biyyah Al Alamiyyah di kota Benghazi Trablus 19 Maret 1990)</p>
<p>4.Tentang Hijab</p>
<p>&#8220;Hawa telanjang bulat tanpa sehelai benang. Siapa yang lebih tahu dibandingkan Allah ? Allah menciptakan kita sejak awal seperti itu. Inilah fithrah kita. Kalau bukan karena setan, kita tidak memakai sehelai benang pun, bahkan meskipun sehelai daun blueberry (waraqah tuut). Setan lah yang menyebabkan kita harus memakai pakaian seperti ini. Sedangkan sebelum itu, secara naluriah kita ini telanjang. Hijab sendiri adalah hasil perbuatan setan karena hijab adalah bentuk lain dari daun blueberry, dan ini adalah hasil karya setan untuk mencegah kita dari kemerdekaan dan melangkah ke depan &#8230;. Tidak mungkin bagi wanita harus mengenakan hijab dan tinggal di rumah saja.  &#8230; haram&#8230;&#8230; hijab adalah hijab maknawi&#8221;. (Pidato di depan Parlemen Tunis 8 Desember 1988)</p>
<p>5.Tentang Khulafaur Rasyidin</p>
<p>&#8220;Rasulullah Shollallohu &#8216;alaihi wa Sallam berlepas diri dari para Khalifah sepeninggal beliau. Ali menjadi Khalifah, tetapi mengapa ia diperangi oleh setengah dari kaum muslimin ? anak cucunya juga diperangi. Utsman tidak pantas sebagai Khalifah karena ia seorang aristokrat dan mengangkat kerabatnya sebagai pembantu-pembantunya. Ia telah menyebarkan nepotism ke seantero wilayah Islam sehingga ia dibunuh&#8230; &#8220;. (Multaqo II Universitas dan Ma&#8217;had Aly di Trablus 30 Maret 1991)</p>
<p>6.Tentang Riba</p>
<p>&#8220;Sistem ekonomi adalah sistem yang sudah mendunia. Dunia Islam seluruhnya menerapkan sistem ini. Jika mereka semua menerapkannya, maka kita juga. Siapa yang bilang haram ? Tidak haram. Tidak benar bahwa sistem ekonomi dunia saat ini adalah haram&#8221;. (Muktamar Wartawan se-dunia, 13 Juni 1973. Ini adalah jawaban atas pertanyaan seorang wartawan Reuter cabang Mesir tentang riba)</p>
<p>7. Tentang Hadits Nabi Shollallohu &#8216;alaihi wa Sallam (bukti bahwa Qaddafi adalah penganut Madzhab Ingkarus Sunnah)</p>
<p>&#8220;Jika ada seseorang berkata kepada kita  : &#8220;Hadits Rasulullah Shollallohu &#8216;alaihi wa Sallam harus kita muliakan dan kita hormati serta wajib disikapi sebagaimana kita  bersikap terhadap Al Qur&#8217;an,  INI ADALAH SYIRIK !!!! Mungkin ucapan saya ini kedengaran asing. Ini disebabkan saat ini kita sudah sangat jauh dari Islam, dan kita sedang berada di tengah jalan menuju penyembahan berhala dan menjauhkan kita dari Al Qur&#8217;an dan dari Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala. Maka tidak ada jalan lain agar kita tidak terjerumus dalam penyembahan berhala dan penyimpangan yang sangat berbahaya kecuali dengan cara berpegang teguh kepada Al Qur&#8217;an saja dan beribadah kepada Allah semata&#8221;. (Ceramah pada acara Maulid Nabi di  Masjid Maulawi Muhammad di kota Trablus 19 Februari 1978)</p>
<p>8.Tentang Syari&#8217;ah Islam</p>
<p>&#8220;&#8230;&#8230; oleh karena itu Syari&#8217;ah Islam seharusnya cukup disikapi sebagai sebuah Madzhab Fiqh yang disusun oleh seseorang. Kedudukannya sama dengan undang-undang Romawi atau undang-undang Napoleon atau undang-undang lainnya  yang disusun oleh para ahli hukum Perancis, Italia atau dari kaum muslimin &#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.. Maka siapa saja yang mempelajari undang-undang Romawi pasti akan menyimpulkan bahwa para ulama Islam menyusun undang-undang yang sangat mirip dengan undang-undang Romawi, akan tetapi mereka tidak mau mengakuinya. Mereka menyatakan bahwa ini adalah Agama (syari&#8217;ah Islam)&#8221;. (Pertemuan ramah tamah dengan para huffadz Al Qur&#8217;an di kota Trablus 3 Juni 1978)</p>
<p>9.Tentang Pengakuannya Sebagai Nabi</p>
<p>Dalam sebuah wawancara dengan Mirella Bianco, seorang wartawati dari Italia yang bertanya kepadanya : &#8221; Wahai Nabi Allah &#8230; apakah engkau juga menggembala kambing ?&#8221;. Qaddafi menjawab : &#8220;Ya, tentu&#8230;. Tidak ada satu Nabi pun yang tidak menggembala kambing&#8221;. (&#8220;Qaddafi : Messenger of Dessert&#8221;  tulisan  Mirella Bianco halaman 241)</p>
<p>Inilah Qaddafi yang sesungguhnya, maka tidak usah terkejut kalau sekarang ia mengatakan tidak perlu jihad Chechnya, Mindanao, Dagestan dsb sebagaimana dikutip dalam majalah Sabili.</p>
<p>Mungkin ada yang mengatakan itu kan pernyataan Qaddafi puluhan tahun yang lalu. Siapa tahu sekarang ia sudah berubah. Saya katakan, seseorang yang bertaubat dari kesesatan yang pernah dia ajarkan pasti akan mengoreksi pernyataannya yang sesat dan mengingatkan umat Islam agar jangan lagi mengikuti pendapatnya tersebut.</p>
<p>Sebagaimana dilakukan oleh Syaikh Abul Hasan Al Asy&#8217;ari yang telah bertaubat dari kesesatan Aqidah Asy&#8217;ariyyah yang beliau ajarkan dan menulis kitab Al Ibanah &#8216;an Ushulid Diyanah. Sedangkan Qaddafi, sampai saat ini pun kita bisa melihat bagaimana kesesatannya dan ia belum pernah menyatakan bertaubat atau mengakui kesalahan pendapatnya.</p>
<p>Wallohu Jalla wa &#8216;Alaa a&#8217;lam<br />
Oleh M. Fachry pada Selasa 22 Februari 2011<br />
Dari : http://arrahmah.com/</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ummicucu.wordpress.com/906/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ummicucu.wordpress.com/906/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ummicucu.wordpress.com/906/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ummicucu.wordpress.com/906/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ummicucu.wordpress.com/906/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ummicucu.wordpress.com/906/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ummicucu.wordpress.com/906/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ummicucu.wordpress.com/906/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ummicucu.wordpress.com/906/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ummicucu.wordpress.com/906/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ummicucu.wordpress.com/906/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ummicucu.wordpress.com/906/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ummicucu.wordpress.com/906/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ummicucu.wordpress.com/906/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ummicucu.wordpress.com&amp;blog=11816103&amp;post=906&amp;subd=ummicucu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ummicucu.wordpress.com/2011/02/26/ma%e2%80%99ammar-qaddafy-musailamah-abad-ini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e5144c9f971810eedf0f8565b2ec412e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ummicucu</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ummicucu.files.wordpress.com/2011/02/khadaffy_r190x.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">Khadaffy_r190x</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Geliat Aksi Para “Pemakan Bangkai”</title>
		<link>http://ummicucu.wordpress.com/2010/12/01/geliat-aksi-para-%e2%80%9cpemakan-bangkai%e2%80%9d/</link>
		<comments>http://ummicucu.wordpress.com/2010/12/01/geliat-aksi-para-%e2%80%9cpemakan-bangkai%e2%80%9d/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Dec 2010 16:59:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ummicucu</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[infotainmen]]></category>
		<category><![CDATA[Pemakan bangkai]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ummicucu.wordpress.com/?p=897</guid>
		<description><![CDATA[Hidayatullah.com—Seorang gadis jelita, diwawancarai sebuah stasiun TV dengan wajah berkaca-kaca, seolah ingin menangis. Wanita bernama Aida Saskia itu mengaku telah diperkosa Zainuddin MZ. Tidak main-main, ia menuduh diperlakukan tak senonoh pria yang pernah dijuluki sebagai “dai sejuta umat”. Seolah tanpa meminta bukti dengan tuduhan berat itu, awak media percaya saja berita ini. Bahkan si wanita [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ummicucu.wordpress.com&amp;blog=11816103&amp;post=897&amp;subd=ummicucu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hidayatullah.com—Seorang gadis jelita, diwawancarai sebuah stasiun TV dengan wajah berkaca-kaca, seolah ingin menangis. Wanita bernama Aida Saskia itu mengaku telah diperkosa Zainuddin MZ. Tidak main-main, ia menuduh diperlakukan tak senonoh pria yang pernah dijuluki sebagai “dai sejuta umat”.</p>
<p>Seolah tanpa meminta bukti dengan tuduhan berat itu, awak media percaya saja berita ini. Bahkan si wanita menuntut dai sejuta umat itu minta maaf dan memenuhi semua janji-janjinya.  </p>
<p>Sebelum ini, pada awal malam, pertengahan Januari 2010 di Bioskop 21 Theatre Planet Hollywod Jakarta terjadi sesi tanya-jawab  saat peluncuran sebuah film ber-genre komedi.</p>
<p>“Biasanya, jika jumpa pers dilakukan sebelum pemutaran film, tandanya film komedi ini nggak lucu. Saya ragu film ini lucu,” ujar seorang wartawan infotainmen kepada pengarah acara.</p>
<p>Tidak hanya mengkritik, pertanyaan yang diajukan sang wartawan kepada salah seorang aktris film tersebut, Julia Perez,  juga jauh dari tema film. Sang wartawan justru bertanya apakah Julia ingin mengikuti jejak Ayu Azhari yang saat ini sedang mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati Sukabumi, Jawa Barat.</p>
<p>Agaknya, sang wartawan mencoba mengorek-ngorek sudut pandang lain dari sosok Julia selain film terbarunya itu.</p>
<p>“Jika Anda ikut mencalonkan diri, itu akan menambah jumlah bintang esek-esek yang jadi calon bupati,” tanya wartawan.<br />
Ditanya demikian, aktris ini sama sekali tidak marah. Dia cuma bilang kepada sang wartawan, “pikiran Anda saja yang begitu”.</p>
<p>Memang, buat wartawan infotainmen, acara-acara seremonial seperti peluncuran film bukan hal yang menarik untuk diberitakan. Ini diakui Aris – nama samaran – seorang mantan wartawan infotainmen Kroscek yang tayang di stasiun televisi swasta Trans TV.</p>
<p>“Itu nggak seru. Hanya berita biasa. Kurang greget. Paling satu spot selesai,” kata Aris yang mengaku keluar dari dunia infotainmen sejak dinasihati kakaknya yang seorang ustadz di sebuah pesantren di Malang, Jawa Timur ini.</p>
<p>Untuk membuat laku sebuah album lagu, sinetron, ataupun film, kata Aris kepada Hidayatullah.com, tak jarang terjadi persekongkolan antara pihak artis dengan oknum wartawan infotainmen. Misalnya, dengan merekayasa berita skandal hubungan percintaan artis yang bersangkutan.</p>
<p>“Dengan begitu, pemberitaanya terus menerus ada. Kan promosi juga nih!” ungkap Aris.          </p>
<p>Berita Settingan</p>
<p>Pernyataan Aris dikuatkan oleh seorang sumber hidayatullah.com, seorang redaktur salah satu tabloid infotainmen yang berkantor di daerah Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Sebut saja namanya Hendra.</p>
<p>Berita rekayasa atau berita settingan, kata Hendra, biasanya dilakukan untuk mengangkat pamor artis-artis pendatang baru. Artis sangat  membutuhkan pemberitaan. Sering-tidaknya seorang artis diberitakan oleh media massa berpengaruh terhadap tawaran kerja (jobs order) mereka. “Produser hiburan tidak mau memakai artis yang tidak populer,” jelas Hendra.</p>
<p>Maka tak heran jika pada acara jumpa pers tadi sang pengarah acara merasa perlu mengatakan Julia sudah dikontrak untuk bermain tujuh film pada tahun ini.</p>
<p>Imbalan jutaan rupiah untuk media infotainmen dari pihak sang artis jelas ada. Namun, Hendra enggan menyebut angka pastinya. Uang itu kadang dibayar di muka, kadang juga dibayar setengah di awal, dan dilunasi ketika berita sudah ditayangkan. </p>
<p>Namun, tidak semua permintaan berita settingan artis pendatang baru mereka terima. “Kita juga melihat bakat dan penampilan sang artis. Kalau tidak berbakat dan tidak menarik, untuk apa diberitakan?” tukas dia.</p>
<p>Picu Angka Perceraian</p>
<p>Hal senada juga diungkap Prima Gerda Pratiwi, mantan koordinator liputan infotainmen Potret Selebriti Terkini (Poster). Pratiwi mengaku terganggu dengan jurnalisme gosip yang selama ini dilakoninya.</p>
<p>&#8220;Berita infotainmen terkadang membuat pasangan yang harmonis jadi bercerai dan pasangan yang awalnya putus baik-baik jadi saling bermusuhan,&#8221; keluh Pratiwi seperti dikutip situs berita detik.com.</p>
<p>Itu sebabnya hingga saat ini Pratiwi tidak lagi mau bekerja di infotainmen atau media gosip. Namun diakuinya, tayangan<br />
seputar gosip memang sangat diminati pemirsa. Hal ini terlihat dari rating yang dikeluarkan lembaga survei AC Nielsen setiap hari Rabu. Menurutnya, hasil survei AC Nielsen tersebut menjadi pijakan dalam setiap rapat redaksi infotainmen untuk menggarap tayangan berikutnya.</p>
<p>Terkadang, ujar Pertiwi, bila tidak ada gosip yang dianggap menarik, redaksi melakukan berita settingan terhadap salah satu artis supaya beritanya bisa menjual dan diminati pemirsa. Ini dilakukan untuk meningkatkan perolehan rating yang tinggi.</p>
<p>&#8220;Kalau ratingnya jeblok, PH (rumah produksi) yang menggarap infotainmen nggak akan dikontrak lagi (oleh) stasiun televisi. Makanya infotainmen berlomba menyajikan berita-berita yang berbau gosip atau skandal artis. Kalau tidak ada gosip yang panas, redaksi akan menyettingnya,&#8221; ujar Pratiwi membeberkan.</p>
<p>Menteri Agama, Suryadharma Ali, mencoba menghubungkan maraknya infotainmen ghibah dengan angka perceraian di Indonesia. Katanya, pada tahun 1980-an, angka perceraian berkisar 60 ribu per tahun. Namun dalam lima tahun terakhir, angka itu menanjak tajam.</p>
<p>Dari rata-rata dua juta perkawinan setiap tahun, tercatat 200 ribu angka perceraian per tahunnya. “Bahkan pada tahun 2005 terjadi 500 ribu perceraian,” ungkap Suryadharma saat menjadi pembicara dalam diskusi  bertajuk Infotainmen = Gibah? di Jakarta tengah bulan lalu. </p>
<p>Korelasi antara tayangan infotainmen gibah dan perceraian, menurut Suryadharma, cukup jelas. Sebab, tokoh publik yang diberitakan infotainmen ghibah adalah idola masyarakat. Perilaku negatif sebagian kalangan artis, seperti selingkuh, konsumerisme, kehidupan glamor dan bebas, menjadi hal yang biasa akibat tayangan infotainmen.</p>
<p>Untuk itu, Suryadharma mengajak semua pihak agar berlaku jujur dalam melihat isi tayangan infotainmen. Ini harus mendapat perhatian khusus.  Sayangnya, penertiban tayangan infotainmen bukanlah wewenangnya.</p>
<p>Suryadharma mengatakan, pihaknya akan bekerjasama dengan Menteri Komunikasi dan Informatika, Tifatul Sembiring, untuk mengatasi masalah ini.  “Ini membutuhkan kerja kolektif semua pihak.”</p>
<p>Perihal kaitan infotainmen dengan perceraian artis dan masyarakat, disanggah oleh Hendra. Menurutnya, yang memicu perceraian seorang artis adalah kuasa hukum atau pengacara sang artis sendiri, bukan pihak infotainmen.</p>
<p>Bahkan, kata Hendra, dengan mengetahui nama kuasa hukum seorang artis, pihak infotainmen bisa menebak dengan tepat perihal kasus dan vonisnya.</p>
<p>“Bila kuasa hukumnya si A, ujungnya adalah cerai. Atau, jika pengacaranya si B, maka kasusnya adalah KDRT (kekerasan dalam rumah tangga),” kata Hendra mengungkapkan.</p>
<p>Ketika seorang artis masuk ke dalam bisnis dunia hiburan, jelas Hendra lagi, tidak ada istilah privasi bagi orang tersebut. Semua gerak-gerik sang artis akan dipantau oleh para wartawan infotainmen. Hampir tidak ada ruang sembunyi, karena relasi wartawan infotainmen meliputi seluruh lokasi syuting, tempat hiburan, stasiun TV, bahkan para panitera pengadilan agama.</p>
<p>Karena itu tak heran bila tidak ada artis yang bisa melakukan cerai secara diam-diam. Sebab, pihak infotainmen mengenal seluruh panitera di pengadilan agama, khususnya kawasan Jakarta, Bogor, Tanggerang, Bekasi, Depok, dan Bandung.</p>
<p>Bikin Stress</p>
<p>Sementara itu, pengamat media massa Sirikit Syah mengatakan, banyak media dan wartawan kebingungan memahami konsep infotainmen. Ia menyebut contoh di luar negeri yang disebut &#8220;entertainment news&#8221;, yaitu berita-berita dari dunia hiburan. Isinya tentang proses kreatif para seniman. Sementara di Indonesia, isinya hanya bikin stress.</p>
<p>“Misalnya, bagaimana memproduksi (film) Avatar, berapa biaya produksi (film) Lord of the Ring, siapa artis berbayaran paling mahal, peluncuran album atau single baru, perolehan box office, pakai baju apa Jenifer Lopez di ajang Grammy, siapa paling keren di karpet merah, dan seterusnya. Betul-betul tentang dunia hiburan dan tidak bikin stres. “</p>
<p>Ketika ditanya, apakah masyarakat terhibur dengan infotainmen bernilai gosip, ia justru menampik.</p>
<p>“Terhibur? Tidak. Siapa terhibur dengan berita artis A dan artis B mau cerai sampai tiga kali? Siapa terhibur dengan kabar ada artis yang punya istri simpanan lagi?” tambahnya.</p>
<p>Memakan bangkai</p>
<p>Hendra mengakui, jika infotainmen dikaitkan dengan agama memang tidak akan bertemu. “Itu memang ghibah dan namimah. Tapi itu sudah menjadi aturan main di dunia hiburan.”</p>
<p>Ahli fikih lulusan Universitas al-Azhar, Mesir, Dr Ahmad Zain an-Najah mengatakan, infotainmen ghibah jelas haram. Maka, mendapatkan rezeki dengan cara menyebarkan berita ghibah juga haram.</p>
<p>Mengutip Surat al-Hujurat (49) ayat 12,  Zain mengatakan, pelaku ghibah seperti orang yang memakan bangkai saudaranya sendiri.  “&#8230; dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain, dan janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya sendiri yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik. Dan bertakwalah kepada Allah, sungguh Allah Maha Penerima taubat, Maha Penyayang.”</p>
<p>“Tentunya yang mendengar dan menyetujui sama dosanya dengan orang yang melakukannya,” pungkas Zain.  [Ainuddin Chalik, Kukuh Santoso, Ibnu Syafaat, Surya Fachrizal /hidayatullah.com]<br />
Dari : http://www.hidayatullah.com/berita/cover-story/134-cover-story/13712-geliat-aksi-para-pemakan-bangkai</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ummicucu.wordpress.com/897/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ummicucu.wordpress.com/897/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ummicucu.wordpress.com/897/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ummicucu.wordpress.com/897/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ummicucu.wordpress.com/897/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ummicucu.wordpress.com/897/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ummicucu.wordpress.com/897/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ummicucu.wordpress.com/897/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ummicucu.wordpress.com/897/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ummicucu.wordpress.com/897/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ummicucu.wordpress.com/897/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ummicucu.wordpress.com/897/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ummicucu.wordpress.com/897/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ummicucu.wordpress.com/897/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ummicucu.wordpress.com&amp;blog=11816103&amp;post=897&amp;subd=ummicucu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ummicucu.wordpress.com/2010/12/01/geliat-aksi-para-%e2%80%9cpemakan-bangkai%e2%80%9d/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e5144c9f971810eedf0f8565b2ec412e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ummicucu</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bahaya Minuman Soft Drink!</title>
		<link>http://ummicucu.wordpress.com/2010/11/30/bahaya-minuman-soft-drink/</link>
		<comments>http://ummicucu.wordpress.com/2010/11/30/bahaya-minuman-soft-drink/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Nov 2010 15:49:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ummicucu</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[aki mobil]]></category>
		<category><![CDATA[korosi]]></category>
		<category><![CDATA[radiator]]></category>
		<category><![CDATA[toilet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ummicucu.wordpress.com/?p=890</guid>
		<description><![CDATA[Oleh Saif Al Battar Ada beberapa alasan kenapa Soft drink itu dapat merusak kesehatan kita. Ada beberapa point yang didapatkan dari beberapa sumber, seperti yang disebutkan di bawah ini: 1. Untuk membersihkan toilet : Tuangkan sekaleng Coca-Cola ke dalam toilet. Tunggu sejam, kemudian siram sampai bersih. Asam sitric dalam Coca-Cola menghilangkan noda-noda dari keramik . [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ummicucu.wordpress.com&amp;blog=11816103&amp;post=890&amp;subd=ummicucu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ummicucu.files.wordpress.com/2010/11/softdrink_r190x.jpg"><img src="http://ummicucu.files.wordpress.com/2010/11/softdrink_r190x.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" title="Softdrink_r190x" width="150" height="112" class="aligncenter size-thumbnail wp-image-891" /></a><br />
Oleh Saif Al Battar </p>
<p>Ada beberapa alasan kenapa Soft drink itu dapat merusak kesehatan kita. Ada beberapa point yang didapatkan dari beberapa sumber, seperti yang disebutkan di bawah ini:</p>
<p>1. Untuk membersihkan toilet :</p>
<p>Tuangkan sekaleng Coca-Cola ke dalam toilet.<br />
Tunggu sejam, kemudian siram sampai bersih.<br />
Asam sitric dalam Coca-Cola menghilangkan noda-noda dari keramik .</p>
<p>2. Untuk membersihkan radiator mobil :</p>
<p>Campur sekaleng Coca-Cola ke dalam karburator.<br />
Panaskan mesin 15-30 menit.<br />
Dinginkan mesin, setelah itu buang air karburator.<br />
Anda akan melihat karat yang rontok bersama air tersebut.</p>
<p>3. Untuk menghilangkan titik-titik karat dari bumper /chrome mobil:</p>
<p>Gosok bumper dengan gumpalan alumunium foil yang direndam dalam Coca-Cola.</p>
<p>4. Untuk membersihkan korosi dari terminal aki mobil :</p>
<p>Tuangkan sekaleng Coca-Cola di atas terminal aki untuk membersihkan korosi.</p>
<p>5. Untuk melonggarkan baut yang berkarat :</p>
<p>Gosokkan kain yang direndam dalam Coca-Cola pada baut yang berkarat.</p>
<p>6. Untuk menghilangkan noda-noda lemak pada pakaian :</p>
<p>Tuangkan sekaleng Coca-Cola ke dalam tumpukan cucian yang bernoda lemak, tambahkan detergent, dan putar dengan putaran normal.<br />
Coca-cola/Pepsi akan menolong menghilangkan noda lemak.</p>
<p>Untuk Perhatian Kita</p>
<p>PH rata-rata dari soft drink,</p>
<p>a.l. Coca-Cola &amp; Pepsi adalah 3.4..</p>
<p>Tingkat keasaman ini cukup kuat untuk melarutkan gigi dan tulang!</p>
<p>Tubuh kita berhenti menumbuhkan tulang pada usia sekitar 30th.</p>
<p>Setelah itu tulang akan larut setiap tahun melalui urine tergantung dari tingkat keasaman makanan yang masuk.</p>
<p>Semua Calcium yg larut berkumpul di dalam arteri,urat nadi, kulit, urat daging dan organ, yang mempengaruhi fungsi ginjal dalam membantu pembentukan batu ginjal.</p>
<p>Soft drinks tidak punya nilai gizi (dalam hal vitamin dan mineral).</p>
<p>Mereka punya kandungan gula lebih tinggi, lebih asam, dan banyak zat aditif seperti pengawet dan pewarna.</p>
<p>Sementara orang suka meminum soft drink dingin setelah makan, coba tebak apa akibatnya? Akibatnya?</p>
<p>Tubuh kita mempunyai suhu optimum 37 supaya enzim pencernaan berfungsi.</p>
<p>Suhu dari soft drink dingin jauh di bawah 37,terkadang mendekati 0.</p>
<p>Hal ini mengurangi keefektivan dari enzim dan memberi tekanan pada sistem pencernaan kita,mencerna lebih sedikit makanan.</p>
<p>Bahkan makanan tersebut difermentasi.</p>
<p>Makanan yang difermentasi menghasilkan bau, gas, sisa busuk dan racun,yang diserap oleh usus, diedarkan oleh darah ke seluruh tubuh.</p>
<p>Penyebaran racun ini mengakibatkan pembentukan macam-macam penyakit.</p>
<p>Beberapa Contoh..</p>
<p>Beberapa bulan lalu, ada sebuah kompetisi di Universitas Delhi :</p>
<p>Siapa dapat minum Coca-Cola paling banyak??</p>
<p>Pemenangnya meminum 8 botol dan mati seketika karena kelebihan Karbondioksida dalam darah dan kekurangan oksigen..</p>
<p>Setelah itu, Rektor melarang semua soft drink di semua kantin universitas.</p>
<p>Seseorang menaruh gigi patah di dalam botol pepsi, dan dalam 10 hari gigi tersebut melarut!</p>
<p>Gigi dan tulang adalah satu-satunya organ manusia tetap utuh selama tahunan setelah manusia mati</p>
<p>Bayangkan apa yang dilakukan minuman tersebut pada usus dan lapisan perut kita yang halus! Ngeriiiiii!  Masih mau mengkosumsinya? Your Choice!</p>
<p>Source:<br />
arifinriset blogspot</p>
<p>http://arrahmah.com/index.php/blog/read/9780/bahaya-minuman-soft-drink</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ummicucu.wordpress.com/890/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ummicucu.wordpress.com/890/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ummicucu.wordpress.com/890/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ummicucu.wordpress.com/890/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ummicucu.wordpress.com/890/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ummicucu.wordpress.com/890/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ummicucu.wordpress.com/890/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ummicucu.wordpress.com/890/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ummicucu.wordpress.com/890/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ummicucu.wordpress.com/890/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ummicucu.wordpress.com/890/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ummicucu.wordpress.com/890/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ummicucu.wordpress.com/890/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ummicucu.wordpress.com/890/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ummicucu.wordpress.com&amp;blog=11816103&amp;post=890&amp;subd=ummicucu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ummicucu.wordpress.com/2010/11/30/bahaya-minuman-soft-drink/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e5144c9f971810eedf0f8565b2ec412e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ummicucu</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ummicucu.files.wordpress.com/2010/11/softdrink_r190x.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">Softdrink_r190x</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kisah Sedih Dari Makhluk Allah</title>
		<link>http://ummicucu.wordpress.com/2010/11/30/kisah-sedih-dari-makhluk-allah/</link>
		<comments>http://ummicucu.wordpress.com/2010/11/30/kisah-sedih-dari-makhluk-allah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Nov 2010 14:49:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ummicucu</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ummicucu.wordpress.com/?p=881</guid>
		<description><![CDATA[Kisah ini merupakan kisah tauladan, sangat inspiratif dan mendidik. Kami mengutipnya dari akun facebook milik Ukhti Jeanny Dive, semoga bermanfaat. Bismillaahir rohmanir rohiim. Assalamu&#8217;alaykum warohmatullahi wa barokaatuh. Saudara-saudariku tercinta yang dirahmati oleh Allah ta&#8217;ala&#8230; Sesungguhnya seluruh makhluk ciptaan Allah ta&#8217;ala itu, pasti akan dihimpun kembali oleh Allah pada &#8216;yaumul qiyamah&#8217; nanti. Binatang, tumbuh-tumbuhan, hingga makhluk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ummicucu.wordpress.com&amp;blog=11816103&amp;post=881&amp;subd=ummicucu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kisah ini merupakan kisah tauladan, sangat inspiratif dan mendidik.  Kami mengutipnya dari akun facebook milik Ukhti Jeanny Dive, semoga bermanfaat.</p>
<p>Bismillaahir rohmanir rohiim.  Assalamu&#8217;alaykum warohmatullahi wa barokaatuh.</p>
<p>Saudara-saudariku tercinta yang dirahmati oleh Allah ta&#8217;ala&#8230;</p>
<p>Sesungguhnya seluruh makhluk ciptaan Allah ta&#8217;ala itu, pasti akan dihimpun kembali oleh Allah pada &#8216;yaumul qiyamah&#8217; nanti. Binatang, tumbuh-tumbuhan, hingga makhluk ghaib yang tidak tertangkap oleh indera kita sekali pun, juga merupakan makhluk-Nya yang berkaum-kaum dan umat sebagaimana kita selaku manusia. Untuk itu marilah kita saksikan firman Allah ta&#8217;ala yang menyebutkan perihal ini :</p>
<p>&#8220;Dan tiadalah binatang-binatang yang ada di bumi dan burung-burung yang terbang dengan kedua sayapnya, melainkan umat (juga) seperti kamu. Tiadalah Kami alpakan sesuatupun dalam Al-Kitab, kemudian kepada Allah mereka dihimpunkan.&#8221; (QS. Al-An&#8217;aam {6}:38).</p>
<p>Oleh karena mereka juga umat seperti kita, maka (semisal) binatang, tentu di antara mereka juga terdapat naluri rasa kasih dan sayang, serta saling mencintai di antara sesama jenis atau kaumnya. Begitu juga sebaliknya, bisa jadi mereka saling membenci bahkan saling membunuh! :&#8217;( Maka sebagai makhluk (sejenis) yang bersaudara, tentu saja kita ingin mengetahui &#8220;kesamaan&#8221; kita dengan binatang, dalam hal peranan cinta dan kasih sayang di antaranya.</p>
<p>Untuk itu duhai saudara-saudariku tersayang, saksikanlah adegan-adegan gambar berikut ini&#8230;<br />
<a href="http://ummicucu.files.wordpress.com/2010/11/148423_162940803740101_100000725479589_351419_4662408_n.jpg"><img src="http://ummicucu.files.wordpress.com/2010/11/148423_162940803740101_100000725479589_351419_4662408_n.jpg?w=150&#038;h=99" alt="" title="148423_162940803740101_100000725479589_351419_4662408_n" width="150" height="99" class="aligncenter size-thumbnail wp-image-882" /></a><br />
Tampak seekor burung betina terseok-seok di sebuah jalan raya. Bisa jadi ia sakit, sehingga tidak mampu mengepakkan sayapnya untuk terbang. &#8220;Ooh&#8230; kemanakah engkau mencari makanan wahai suamiku..&#8221; ucapnya lirih ~~~<br />
<a href="http://ummicucu.files.wordpress.com/2010/11/76121_162948887072626_100000725479589_351470_6429892_n.jpg"><img src="http://ummicucu.files.wordpress.com/2010/11/76121_162948887072626_100000725479589_351470_6429892_n.jpg?w=150&#038;h=97" alt="" title="76121_162948887072626_100000725479589_351470_6429892_n" width="150" height="97" class="aligncenter size-thumbnail wp-image-883" /></a><br />
&#8220;Istriku, maafkan aku telah membuatmu lama menungguku. Sekarang makanlah ini dulu, semoga dapat menguatkanmu, dan kamu dapat terbang agar kita segera pulang..&#8221; ajak sang suami kepada istrinya, dan berusaha menyuapi makanan yang di bawanya. Namun kondisi sang istri kian melemah, semakin lemah, lalu terbaring&#8230;<br />
<a href="http://ummicucu.files.wordpress.com/2010/11/149742_162955420405306_100000725479589_351497_4108311_n.jpg"><img src="http://ummicucu.files.wordpress.com/2010/11/149742_162955420405306_100000725479589_351497_4108311_n.jpg?w=150&#038;h=102" alt="" title="149742_162955420405306_100000725479589_351497_4108311_n" width="150" height="102" class="aligncenter size-thumbnail wp-image-884" /></a><br />
&#8220;Wahai istriku, mengapa engkau tak memakan makanan yang aku suapi? Dan mengapa pula engkau tidur di jalanan ini? Ayolah istriku, mari kita pulang&#8230;&#8221; Sang suami pun berusaha mengangkat tubuh istrinya yang sudah terkulai dan tidak bergerak lagi&#8230;.<br />
<a href="http://ummicucu.files.wordpress.com/2010/11/75685_162955520405296_100000725479589_351498_4611300_n.jpg"><img src="http://ummicucu.files.wordpress.com/2010/11/75685_162955520405296_100000725479589_351498_4611300_n.jpg?w=150&#038;h=93" alt="" title="75685_162955520405296_100000725479589_351498_4611300_n" width="150" height="93" class="aligncenter size-thumbnail wp-image-885" /></a><br />
Mendapati istrinya yang sudah tidak bergerak dan terbujur kaku, barulah sang suami menyadari bahwa istrinya&#8230; telah mati!  &#8220;Istriku&#8230; bangunlah, bangunlah sayang&#8230; Jangan engkau tinggalkan aku seperti ini&#8230;&#8221; jerit sang suami&#8230;<br />
<a href="http://ummicucu.files.wordpress.com/2010/11/74565_162955727071942_100000725479589_351499_1276812_n.jpg"><img src="http://ummicucu.files.wordpress.com/2010/11/74565_162955727071942_100000725479589_351499_1276812_n.jpg?w=150&#038;h=89" alt="" title="74565_162955727071942_100000725479589_351499_1276812_n" width="150" height="89" class="aligncenter size-thumbnail wp-image-886" /></a><br />
&#8220;Yaa Allaah&#8230; hidupkanlah kembali istriku yaa Allah, hidupkanlah kembali yaa Allah&#8230; huu..huuu&#8230;&#8221; ratap sang suami memohon kepada Rabb-nya.<br />
<a href="http://ummicucu.files.wordpress.com/2010/11/74565_162955727071942_100000725479589_351499_1276812_n1.jpg"><img src="http://ummicucu.files.wordpress.com/2010/11/74565_162955727071942_100000725479589_351499_1276812_n1.jpg?w=150&#038;h=89" alt="" title="74565_162955727071942_100000725479589_351499_1276812_n" width="150" height="89" class="aligncenter size-thumbnail wp-image-887" /></a><br />
Namun akhirnya suami burung itu menyadari, bahwa pertemuan, jodoh, rezeki, dan maut merupakan kehendak dan ketentuan dari Allah subhanahu wa ta&#8217;ala. Maka sang suami pun akhirnya pasrah dan berdoa&#8230; &#8220;Yaa Allah, bila ini sudah menjadi ketentuanmu, maka aku ikhlas. Ampunilah kesalahan dan dosa yang pernah dilakukan oleh istriku, dan tempatkanlah ia di sisi-Mu yang terbaik. Yaa Allah, bila engkau mengizinkannya, pertemukan dan satukanlah kami kembali di Jannah-Mu. Sungguh aku mencintainya karena-Mu yaa Allah, maka dengarkanlah permohonanku ini. Inna lillaahi wa inna illaaihi rooji&#8217;uun&#8230;&#8221;</p>
<p>Wahai saudara-saudariku yang semestinya saling mencintai karena Allah&#8230;</p>
<p>Tidakkah engkau merasa malu ketika mendapati keberadaan suatu umat, dimana mereka sesungguhnya tidak memiliki akal, namun hanya dengan menggunakan nalurinya saja, mereka mampu bersaudara dan saling mencintai di antaranya&#8230;!?</p>
<p>Allah subhanahu wa ta&#8217;ala berfirman : &#8220;Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (dienul) Allah, janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah, orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk.&#8221; (QS. Ali Imran {3}:103).</p>
<p>Wahai hamba Allah yang semestinya bersaudara, hentikanlah permusuhan sesamamu. Jadikanlah perbedaan dan khilafiyah itu,sebagai rahmat yang memang ditakdirkan oleh Allah ta&#8217;ala untuk kita. Maka yakinlah wahai saudara-saudariku tersayang, bahwa Ukhuwah Islamiyah dan rapatnya barisan umat, merupakan KEMENANGAN Dien Islam yang sesungguhnya.</p>
<p>Yaa Allah, saksikanlah&#8230; ^_^,</p>
<p>Billaahi taufik wal hidayah,</p>
<p>Wassalamu&#8217;alaykum wr.wb.</p>
<p>~∂eanny♥divΞ</p>
<p>http://arrahmah.com/index.php/blog/read/9821/kisah-sedih-dari-makhluk-allah</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ummicucu.wordpress.com/881/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ummicucu.wordpress.com/881/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ummicucu.wordpress.com/881/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ummicucu.wordpress.com/881/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ummicucu.wordpress.com/881/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ummicucu.wordpress.com/881/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ummicucu.wordpress.com/881/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ummicucu.wordpress.com/881/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ummicucu.wordpress.com/881/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ummicucu.wordpress.com/881/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ummicucu.wordpress.com/881/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ummicucu.wordpress.com/881/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ummicucu.wordpress.com/881/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ummicucu.wordpress.com/881/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ummicucu.wordpress.com&amp;blog=11816103&amp;post=881&amp;subd=ummicucu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ummicucu.wordpress.com/2010/11/30/kisah-sedih-dari-makhluk-allah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e5144c9f971810eedf0f8565b2ec412e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ummicucu</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ummicucu.files.wordpress.com/2010/11/148423_162940803740101_100000725479589_351419_4662408_n.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">148423_162940803740101_100000725479589_351419_4662408_n</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ummicucu.files.wordpress.com/2010/11/76121_162948887072626_100000725479589_351470_6429892_n.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">76121_162948887072626_100000725479589_351470_6429892_n</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ummicucu.files.wordpress.com/2010/11/149742_162955420405306_100000725479589_351497_4108311_n.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">149742_162955420405306_100000725479589_351497_4108311_n</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ummicucu.files.wordpress.com/2010/11/75685_162955520405296_100000725479589_351498_4611300_n.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">75685_162955520405296_100000725479589_351498_4611300_n</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ummicucu.files.wordpress.com/2010/11/74565_162955727071942_100000725479589_351499_1276812_n.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">74565_162955727071942_100000725479589_351499_1276812_n</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ummicucu.files.wordpress.com/2010/11/74565_162955727071942_100000725479589_351499_1276812_n1.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">74565_162955727071942_100000725479589_351499_1276812_n</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Perhiasan Dunia Terindah…</title>
		<link>http://ummicucu.wordpress.com/2010/11/30/perhiasan-dunia-terindah%e2%80%a6-2/</link>
		<comments>http://ummicucu.wordpress.com/2010/11/30/perhiasan-dunia-terindah%e2%80%a6-2/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Nov 2010 14:20:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ummicucu</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ummicucu.wordpress.com/?p=879</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah berita gembira datang dari sebuah hadits Rosul bahwa Rosulullah Saw. Bersabda : ”Seluruh dunia ini adalah perhiasan dan perhiasan terbaik di dunia ini adalah wanita yang sholehah.” (HR. an-Nasa’I dan Ahmad) Di dalam Islam, peranan seorang istri memainkan peranan yang sangat penting dalam kehidupan berumah-tangga dan peranannya yang sangat dibutuhkan menuntutnya untuk memilih kualitas [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ummicucu.wordpress.com&amp;blog=11816103&amp;post=879&amp;subd=ummicucu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebuah berita gembira datang dari sebuah hadits Rosul bahwa Rosulullah Saw. Bersabda :</p>
<p>”Seluruh dunia ini adalah perhiasan dan perhiasan terbaik di dunia ini adalah wanita yang sholehah.” (HR. an-Nasa’I dan Ahmad)</p>
<p>Di dalam Islam, peranan seorang istri memainkan peranan yang sangat penting dalam kehidupan berumah-tangga dan peranannya yang sangat dibutuhkan menuntutnya untuk memilih kualitas yang baik sehingga bisa menjadi seorang istri yang baik. Pemahamannya, perkataaannya dan kecenderungannya, semua ditujukan untuk mencapai keridho’an Allah Swt., Tuhan semesta Alam. Ketika seorang istri membahagiakan suaminya yang pada akhirnya, hal itu adalah untuk mendapatkan keridho’an dari Allah Swt. sehingga dia (seorang istri) berkeinginan untuk mengupayakannya.</p>
<p>Kualitas seorang istri seharusnya memenuhi sebagaimana yang disenangi oleh pencipta-Nya yang tersurat dalam surat Al-Ahzab. Seorang Wanita Muslimah adalah seorang wanita yang benar (dalam aqidah), sederhana, sabar, setia, menjaga kehormatannya tatkala suami tidak ada di rumah, mempertahankan keutuhan (rumah tangga) dalam waktu susah dan senang serta mengajak untuk senantiasa ada dalam pujian Allah Swt.</p>
<p>Ketika seorang Wanita Muslimah menikah (menjadi seorang istri) maka dia harus mengerti bahwa dia memiliki peranan yang khusus dan pertanggungjawaban dalam Islam kepada pencipta-Nya, Allah Swt. menjadikan wanita berbeda dengan pria sebagaimana yang disebutkan dalam ayat Al-Qur’an:</p>
<p>”Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebagian yang lain. (karena) bagi laki-laki ada bagian dari apa yang mereka usahakan, dan bagi para wanita (pun) ada bagian dari apa yang mereka usahakan dan mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui Segala Sesuatu.” (QS. An Nisaa’ , 4:32)</p>
<p>Kita dapat melihat dari ayat ini bahwa Allah Swt. membuat perbedaan yang jelas antara peranan laki-laki dan wanita dan tidak diperbolehkan bagi laki-laki atau wanita untuk menanyakan ketentuan peranan yang telah Allah berikan sebagaimana firman Allah:</p>
<p>“Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukminah, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka.” (QS. Al Ahzab, 33:36)</p>
<p>Karenanya, seorang istri akan membenarkan Rasulullah dan akan membantu suaminya untuk menyesuaikan dengan prinsip-prinsip syari’ah (hukum Islam) dan memastikan suaminya untuk kembali melaksanakan kewajiban-kewajibannya, begitupun dengan kedudukan suami, dia juga harus memenuhi kewajiban terhadap istrinya.</p>
<p>Diantara hak-hak lainnya, seorang istri memiliki hak untuk Nafaqah (diberi nafkah) yang berupa makanan, pakaian dan tempat untuk berlindung yang didapatkan dari suaminya. Dia (suami) berkewajiban membelanjakan hartanya untuk itu walaupun jika istri memiliki harta sendiri untuk memenuhinya. Rasulullah Saw. Bersabda :</p>
<p>”Istrimu memiliki hak atas kamu bahwa kamu mencukupi mereka dengan makanan, pakaian dan tempat berlindung dengan cara yang baik.” (HR. Muslim)</p>
<p>Ini adalah penting untuk dicatat bahwa ketika seorang istri menunaikan kewajiban terhadap suaminya, dia (istri) telah melakukan kepatuhan terhadap pencipta-Nya, karenanya dia (istri yang telah menunaikan kewajibannya) mendapatkan pahala dari Tuhan-Nya. Rasulullah Saw. mencintai istri-istrinya karena kesholehan mereka.</p>
<p>Aisyah Ra. suatu kali meriwayatkan tentang kebaikan kualitas Zainab Ra., istri ketujuh dari Rosulullah Saw.,<br />
”Zainab adalah seseorang yang kedudukannya hampir sama kedudukannya denganku dalam pandangan Rasulullah, dan aku belum pernah melihat seorang wanita yang lebih terdepan kesholehannya daripada Zainab Ra., lebih dalam kebaikannya, lebih dalam kebenarannya, lebih dalam pertalian darahnya, lebih dalam kedermawanannya dan pengorbanannya dalam hidup serta mempunyai hati yang lebih lembut, itulah yang menyebabkan ia lebih dekat kepada Allah”.</p>
<p>Seperti kebesaran Wanita-wanita Muslimah yang telah dicontohkan kepada kita, patut kiranya bagi kita untuk mencontohnya dengan cara mempelajari kesuciannya, kekuatan dari karakternya, kebaikan imannya dan kebijaksanaan mereka. Usaha untuk mencontoh Ummul Mukminin yang telah dijanjikan surga (oleh Allah) dapat menunjuki kita kepada karunia surga.</p>
<p>Abu Nu’aim meriwayatkan bahwa Rasulullah Saw. bersabda :</p>
<p>“Ketika seorang wanita menunaikan sholat 5 waktu, berpuasa pada bulan Ramadhan, menjaga kehormatannya dan mematuhi suaminya, maka dia akan masuk surga dengan beberapa pintu yang dia inginkan.” (HR. Al Bukhari, Al Muwatta’ dan Musnad Imam Ahmad)</p>
<p>Wahai Muslimah yang tulus, perhatikan bagaimana Nabi Saw. menjadikan sikap ta’at kepada suami sebagai dari bagian amal perbuatan yang dapat mewajibkan masuk surga, seperti shalat, puasa; karena itu bersungguh-sungguhlah dalam mematuhinya dan jauhilah sikap durhaka kepadanya, karena di dalam kedurhakan kepada suami terdapat murka Allah Swt.</p>
<p>Wallahu a’lam bish showab..</p>
<p>oleh: Ustaz Abu Jibriel (abujibriel.com)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ummicucu.wordpress.com/879/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ummicucu.wordpress.com/879/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ummicucu.wordpress.com/879/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ummicucu.wordpress.com/879/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ummicucu.wordpress.com/879/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ummicucu.wordpress.com/879/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ummicucu.wordpress.com/879/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ummicucu.wordpress.com/879/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ummicucu.wordpress.com/879/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ummicucu.wordpress.com/879/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ummicucu.wordpress.com/879/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ummicucu.wordpress.com/879/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ummicucu.wordpress.com/879/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ummicucu.wordpress.com/879/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ummicucu.wordpress.com&amp;blog=11816103&amp;post=879&amp;subd=ummicucu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ummicucu.wordpress.com/2010/11/30/perhiasan-dunia-terindah%e2%80%a6-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e5144c9f971810eedf0f8565b2ec412e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ummicucu</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Karakteristik Isteri Shalihah</title>
		<link>http://ummicucu.wordpress.com/2010/11/30/karakteristik-isteri-shalihah/</link>
		<comments>http://ummicucu.wordpress.com/2010/11/30/karakteristik-isteri-shalihah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Nov 2010 14:04:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ummicucu</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ummicucu.wordpress.com/?p=877</guid>
		<description><![CDATA[Oleh Abu Muhammad Jibriel Abdul Rahman Wanita Shalihah (isteri shalihah) merupakan sebaik-baik dan semulia-mulia gelar yang diberikan kepada wanita kekasih Allah. Titel atau gelar itu bukan sekadar nama dan kebanggaan, tetapi dia adalah buah dari satu perjuangan panjang dalam kehidupan seorang wanita. Masyarakat Muslim diingatkan, supaya waspada terhadap khadra&#8217;uddiman, yaitu wanita cantik yang tumbuh dewasa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ummicucu.wordpress.com&amp;blog=11816103&amp;post=877&amp;subd=ummicucu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh Abu Muhammad Jibriel Abdul Rahman </p>
<p>Wanita Shalihah (isteri shalihah) merupakan sebaik-baik dan semulia-mulia gelar yang diberikan kepada wanita kekasih Allah. Titel atau gelar itu bukan sekadar nama dan kebanggaan, tetapi dia adalah buah dari satu perjuangan panjang dalam kehidupan seorang wanita. Masyarakat Muslim diingatkan, supaya waspada terhadap khadra&#8217;uddiman, yaitu wanita cantik yang tumbuh dewasa di tempat yang buruk. </p>
<p>BANYAK wanita mendambakan titel itu, tetapi sangat sedikit yang sampai kepada tujuan yang dirindukan. Sebab, perjalanan panjang yang harus ditempuh oleh seorang wanita meng-haruskannya melalui jalan yang terjal, berkelok, ber-batu, naik bukit dan turun gunung, penuh onak dan duri. Kenanglah sejenak perjalanan hidup para pemimpin wanita ahli sur-ga, yaitu sebaik-baik wa-nita sebagaimana sabda Rasulullah Saw berikut ini. </p>
<p>“Sebaik-baik wanita ialah Maryam binti Imran dan sebaik-baik wanita ialah Khadijah binti Khuwailid.” (HR. Bukhari Muslim).  Dari Abu Musa ra. berkata: Rasulullah Saw bersabda: “Lelaki yang sempurna ba-nyak, tetapi tidak demikian halnya bagi wanita kecuali Asiah istri Fir&#8217;aun dan Mar-yam binti Imran. Dan sesung-guhnya keutamaan Aisyah atas wanita lainnya seperti ke-utamaan tsarid (lauk yang berminyak) atas makanan lainnya.” (HR. Bukhari).  Nabi Saw bersabda: “Fati-mah adalah pemimpin wa-nita ahli surga”. (HR. Bukhari)</p>
<p>Kesemua wanita yang disebut di dalam hadits-hadits di atas, yang diberi gelar sebagai sebaik-baik wanita ahli surga (Mar-yam, Asiah, Khadijah, Aisyah dan Fatimah) ada-lah wanita-wanita yang perjalanan hidupnya pe-nuh dengan ujian dan tan-tangan. Mereka ditimpa banyak musibah dan bala bencana, baik dalam urusan keluarga, masya-rakat dan musuh-musuh Allah dan Rasul-Nya. Na-mun mereka tidak ber-geming dari keimanan dan ketaatan kepada Allah Swt.<br />
Apakah ciri dan karakter yang dimiliki da-lam menjalankan ke-hidupan sehari-hari, se-hingga dengan tegar ber-tahan dari segala amuk duniawi, dan mendapat-kan gelar mulia se-bagai wanita/istri shalihah? Se-cara umum dijelaskan di dalam al-Qur&#8217;an, Allah Swt berfirman:|</p>
<p>“Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wa-nita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri[ ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka).” (Qs. An Nisaa&#8217; 4: 34)</p>
<p> Inilah ayat yang me-nerangkan secara terpe-rinci tentang ihwal kaum wanita dalam ke-hidupan rumah tangga yang berada di bawah ke-pemimpinan kaum pria. Disebutkan bahwa ada dua jenis wa-nita: yang shalihah dan yang tidak shalihah. Lalu ciri shalihah antara lain adalah taat, yaitu taat ke-pada Allah Swt, kepada Rasul Nya dan taat kepada suami. Selain itu dia betah tinggal di rumah, bersikap ma&#8217;ruf kepada suami dan menjaga kehormatan diri di saat suaminya tidak ada di rumah.</p>
<p>Ats-Tsauri dan Qata-dah mengatakan: Arti menjaga kehormatan diri di saat suami tidak ada di rumah adalah menjaga segala sesuatu yang mesti dipelihara, baik berkenaan dengan kehormatan diri maupun harta. Sementara itu Ibnu Jarir dan al-Baihaqi meriwayatkan ha-dits dari Abu Hurairah yang menyatakan bahwa Nabi Saw bersabda: </p>
<p>“Sebaik-baik wanita adalah yang menawan hati-mu bila engkau pandang, taat manakala engkau perintah, dan menjaga hartamu serta memelihara kehormatan diri-nya ketika engkau tidak ada di rumah.” Kemudian Rasulullah Saw. membaca ayat tersebut di atas. (Qs. An Nisaa&#8217; 4: 34).</p>
<p>Syeikh Muhammad Abduh mengatakan bahwa yang dimaksud dengan menjaga kehormatan diri di sini adalah menutup apa yang dapat membuat malu ketika diperlihatkan atau diungkapkan. Artinya, menjaga segala sesuatu yang secara khusus berke-naan dengan rahasia suami istri, serta tidak menceritakan rahasia su-aminya kepada siapa-pun kecuali kepada orang yang benar-benar dipercaya ka-rena ingin mencari solusi keruwetan rumah tangga.</p>
<p>Secara syar&#8217;i, yang juga bisa dikategorikan da-lam hal ini adalah keha-rusan merahasiakan se-gala sesuatu yang berkait-an dengan hubungan intim suami istri, termasuk di da-lamnya menceritakan hal-hal yang tidak senonoh. Jangan seperti khadrau&#8217;ud-diman, seperti yang sering ditayangkan infotainment tv, mengumbar segala au-rat keluarga sehingga o-rang jijik mendengarnya.</p>
<p>Apatah lagi bila sam-pai ke bentuk-bentuk peri-laku yang mereka laksana-kan sebagai pasangan sua-mi isteri yang tidak layak didengar oleh selain me-reka. Selain itu juga dapat difahami bahwa ungkapan yang disebut oleh al-Qur-&#8217;an di atas, merupakan salah satu ungkapan yang memiliki arti kiasan yang amat mendalam: meng-hentak kaum wanita yang keras hati, namun bisa di-fahami rahasianya oleh mereka yang berhati lembut.</p>
<p>Kaum wanita me-mang memiliki naluri yang demikian lembut, dimana anda sekalian bisa mene-robos hati mereka hanya dengan menyentuh ujung jarinya saja. Jantung me-reka memiliki nadi-nadi peka yang segera memom-pakan darah ke raut wajah mereka manakala mene-rima rangsangan. </p>
<p>Maka tidak dibenar-kan menghubungkan lang-sung kalimat hifzhul ghaib (menjaga harta dan kehor-matan diri) dengan kalimat bima hafizhallah (sebagai-mana Allah menjaga diri-nya). Sebab perpindahan yang demikian drastis dari penuturan rahasia diri yang tersembunyi ke arah penuturan penjagaan Allah yang demikian jelas memalingkan seseorang untuk berfikir secara ber-kepanjangan tentang hal-hal yang berada di balik tabir-tabir rahasia pribadi suami istri. Yakni, hal-hal yang tersembunyi dan rahasia, untuk dialihkan pada pengawasan Allah Azza wajalla.</p>
<p>Penghormatan yang diberikan kepada kaum wanita melalui kesaksian Allah tersebut di atas, di-maksudkan agar mereka tetap terjaga dari jamahan tangan-tangan kotor, pan-dangan mata jahil, atau pergunjingan, di saat sua-mi mereka tidak berada di rumah, melalui bujukan, rayuan berupa lembaran-lembaran uang, mobil mewah, rumah indah atau beberapa kerat roti.</p>
<p>Jadi, wanita-wanita shalihah ialah wanita yang menjaga harta dan kehor-matan dirinya ketika su-aminya tidak di rumah, sebagaimana Allah telah menjaga mereka. Itulah yang menjadi sifat shalihah kepada mereka. Sebab se-orang wanita yang sha-lihah akan selalu men-dapat pengawasan dari Allah Swt, dan ketakwaan yang mereka miliki me-nyebabkan mereka bisa menjadi wanita-wanita yang terpelihara dari sifat khianat dan mampu men-jaga amanat. </p>
<p>Oleh karena itulah yang dimaksud dengan Wanita Shalihah dalam ayat di atas adalah mereka yang selalu taat kepada Allah Swt, Rasul Nya, suaminya dan tidak mem-perturutkan hawa nafsu-nya dalam hidup harian-nya. Apabila dikaitkan arti ayat yang disebutkan di atas tepat sekali untuk menggambarkan ihwal kaum wanita masa kini yang senang membeberkan rahasia-rahasia rumah tangga sendiri, atau rumah tangga orang lain (gosip wanita sinetron) dan tidak bisa menjaga harta dan kehormatan dirinya mana-kala suami mereka tidak berada di rumah bukanlah termasuk dalam koridor wanita shalihah. </p>
<p>Jangan seperti khad-rau&#8217;uddiman, seperti yang sering ditayangkan infotai-ment tv, mengumbar segala aurat keluarga sehingga orang jijik mendengarnya. Jika diamati dengan seksa-ma keterangan diatas, ma-ka dapat disimpulkan bah-wa isteri yang shalihah mempunyai karakter se-bagai berikut:</p>
<p>1. Menaati  Allah dan Rasul Nya<br />
Dengan ketaatannya itulah sebagai aset terbesar baginya untuk meraih ganjaran tertinggi sebagai buah dari ilmu dan iman-nya. Yaitu surga yang pe-nuh dengan kenikmatan, dia kekal didalamnya se-lama-lamanya. Allah Swt. berfirman:|</p>
<p>(Hukum-hukum ter-sebut) itu adalah ketentuan-ketentuan dari Allah. Barang-siapa taat kepada Allah dan Rasul-Nya, niscaya Allah me-masukkannya kedalam syurga yang mengalir didalamnya sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan itulah kemenangan yang besar. (Qs. An Nisaa&#8217;, 4: 13)</p>
<p> Firman Allah lagi: “Dan barangsiapa yang men-taati Allah dan Rasul(Nya), mereka itu akan bersama-sa-ma dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu: nabi-nabi, para shiddiiqiin, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang shalih. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya.” (Qs. An Nisaa&#8217;, 4: 69)</p>
<p> Abu Hurairah ra ber-kata, Rasulullah Saw ber-sabda: “Semua ummatku akan masuk surga kecuali yang enggan (tidak mau). Pa-ra sahabat bertanya: Siapa-kah yang enggan itu wahai Rasulullah? Beliau men-jawab: Barang siapa yang ta&#8217;at kepadaku (mengikuti Sunnahku), dialah yang akan masuk surga, dan barang siapa yang mendurhakaiku, maka dialah yang yang enggan masuk surga.” (HR Bukhari)<br />
 Maka demikian pula seorang wanita atau isteri, dia akan masuk surga de-ngan menaati Allah dan Rasul-Nya dengan se-benar-benarnya.</p>
<p>2. Menaati Suami<br />
Ketaatan kepada su-aminya merupakan pin-tu keselamatan baginya un-tuk meraih kenikmatan yang kekal dan abadi di surga. Rasulullah Saw bersabda:<br />
“Jika seorang isteri itu telah menunaikan shalat lima waktu, dan shaum (puasa) di bulan Ramadhan, dan men-jaga kemaluannya dari yang haram serta taat kepada suaminya, maka akan di-persilakan: masuklah ke surga dari pintu mana saja kamu suka.” (HR. Ahmad)</p>
<p>Diriwayatkan dari Ummu Salamah, bahwasa-nya Asma datang kepada Nabi dan berkata: Sesung-guhnya aku adalah utusan dari kaum wanita Muslim, semua mereka berkata dan berpendapat sebagaimana aku Wahai Rasulullah, se-sungguhnya Allah telah mengutusmu kepada laki-laki dan wanita, kami telah beriman kepadamu dan mengikutimu, (namun) ka-mi kaum wanita merasa dibatasi dan dibelenggu. Padahal kamilah yang me-nunggu rumah mereka, tempat menyalurkan nafsu mereka, kamilah yang mengandung anak-anak mereka, sedang mereka dilebihkan dengan sholat berjamaah, menyaksikan jenazah dan berjihad di jalan Allah.</p>
<p>Dan apabila mereka ke luar berjihad, kamilah yang menjaga harta me-reka dan kamilah yang me-melihara anak-anak me-reka, maka apakah kami tidak mendapatkan bagian pahala mereka wahai Rasulullah? Maka ber-palinglah Rasulullah ke-pada para sahabatnya dan bertanya: Apakah tadi ka-mu sudah mendengar pertanyaan sebaik itu dari seorang perempuan ten-tang agamanya? Mereka menjawab: Ya, Demi Allah wahai Rasulullah, kemu-dian beliau bersabda: Pergilah engkau wahai Asma dan beritahukanlah kepada wanita-wanita yang mengutusmu bahwa layanan baik salah seorang kamu kepada suaminya, meminta keridhaannya dan menuruti kemauannya menyamai (pahala) amal-an laki-laki yang engkau sebutkan tadi. Maka Asma pun pergi sambil bertahlil dan bertakbir karena gem-biranya dengan apa yang diucapkan Rasulullah ke-padanya. (Al Istii&#8217;aab, Ibnu &#8216;Abd al Bar)</p>
<p>Dari Ibnu Abbas ra ia berkata, wakil wanita ber-kata:“Wahai Rasulullah, saya wakil dari kaum wanita untuk berjumpa denganmu. Sesungguhnya jihad hanya diwajibkan atas kaum laki-laki saja, sekiranya mereka menang mereka memperoleh pahala dan sekiranya mereka terbunuh, maka mereka senantiasa hidup dan diberi rizki di sisi Rabb mereka. Sedangkan kami golongan wanita menjalankan tugas (berkhidmat) untuk mereka, maka adakah bagian kami dari yang tersebut? Maka Rasulullah menjawab, Sam-paikanlah kepada siapa saja dari kaum wanita yang eng-kau temui, bahwa taat kepada suami dan mengakui hak sua-mi adalah menyamai yang demikian itu, dan amat sedikitlah di antara kamu yang mampu melaksana-kannya.” (HR al Bazzar)</p>
<p>3. Melayani Suami<br />
Sebagian isteri sangat taat kepada suaminya, tapi kurang pandai melayani suami dengan sebaik-baik-nya. Maka jika taat kepada suami dan pandai me-layaninya, hal itu merupa-kan kemuliaan tersendiri yang mengangkat derajat-nya meraih keselamatan di dunia dan akhirat.<br />
Ummu Salamah ra berkata, Rasulullah Saw bersabda: “Tiap-tiap isteri yang mati diridhai oleh suaminya, maka ia akan masuk surga.” (HR. at-Tirmidzi dan Ibnu Majah).</p>
<p>Dari Abdullah bin Abi Aufa ia berkata, Mu&#8217;adz di-utus ke Yaman atau Syam dan dia melihat orang-orang Nashrani bersujud kepada pembesar-pem-besar dan kepada pendeta-pendetanya. Maka beliau berkata dalam hatinya sesungguhnya Rasulullah lebih layak untuk di-agungkan (daripada me-reka). Maka tatkala ia da-tang kepada Rasulullah ia berkata: Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku melihat orang-orang Nashrani bers-ujud kepada pembesar-pem-besar dan kepada pendeta-pendetanya, dan aku berkata dalam hatiku sesungguhnya engkaulah yang lebih layak untuk diagungkan (daripada mereka) lalu beliau bersabda: Andaikata aku boleh meme-rintahkan seseorang bersujud kepada seseorang, maka sung-guh akan kuperintahkan isteri bersujud kepada suami-nya dan seorang isteri belum dikatakan menunaikan kewajibannya terhadap Allah sehingga menunaikan ke-wajibannya terhadap suami seluruhnya, sehingga andai-kan (suaminya) memerlu-kannya di atas kendaraan, sungguh ia tidak boleh me-nolaknya. (HR Ahmad)</p>
<p>4. Menjaga  Kehormatan Diri<br />
Ciri keempat inilah yang merupakan kunci dari keshalihan seorang isteri yang berada di bawah pengawasan suaminya yang shalih. Lelaki yang memiliki isteri dengan ka-rakteristik seperti ini ber-arti telah memiliki harta simpanan yang terbaik.</p>
<p>Dari Abu Umamah ra, dari Nabi Saw beliau ber-sabda: “Tidak ada yang paling bermanfaat bagi se-orang (lelaki) Mukmin se-su-dah bertaqwa kepada Allah daripada memiliki isteri yang shalihah, yaitu jika ia di-perintah ia taat, jika ia dipan-dang menye-nangkan hati, dan jika ia digilir ia tetap ber-buat baik, dan jika ia diting-galkan (suaminya) ia tetap menjaga suaminya dalam hal dirinya dan harta suaminya.” (HR Ibnu Majah)</p>
<p>Dari Ibn Abbas ra Rasulullah Saw bersabda: “Ada empat perkara siapa yang memilikinya berarti mendapat kebaikan di dunia dan akhirat, yaitu hati yang bersyukur, lisan yang selalu berzikir, tubuh yang bersabar ketika ditimpa bala bencana (musibah) dan isteri yang ti-dak menjerumuskan suami-nya dan merusakkan harta bendanya.” (HR Thabrani dengan isnad Jayyid).<br />
Wanita paling baik ada-lah wanita (isteri) yang apabila engkau meman-dangnya menggembirakan-mu, apabila engkau menyu-ruhnya dia pun menaati, dan apabila engkau pergi dia juga memelihara dirinya dan menjaga hartamu. (HR Abu Dawud. Derajat hadits oleh al Hakim dinyatakan shahih).</p>
<p>Semoga para akhwat mampu memiliki karakter tersebut sehingga melayak-kannya mendapat pahala yang telah dijanjikan Allah Swt. Mereka menjadi par-tner dalam perjuangan fi sabilillah, dan menjadi pendamping setia dikala suka dan duka bersama suami yang dicintainya. Amien Ya Rabbal Alamin. </p>
<p> Niswah</p>
<p>http://www.arrahmah.com</p>
<p>The State of Islamic Media</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ummicucu.wordpress.com/877/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ummicucu.wordpress.com/877/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ummicucu.wordpress.com/877/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ummicucu.wordpress.com/877/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ummicucu.wordpress.com/877/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ummicucu.wordpress.com/877/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ummicucu.wordpress.com/877/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ummicucu.wordpress.com/877/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ummicucu.wordpress.com/877/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ummicucu.wordpress.com/877/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ummicucu.wordpress.com/877/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ummicucu.wordpress.com/877/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ummicucu.wordpress.com/877/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ummicucu.wordpress.com/877/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ummicucu.wordpress.com&amp;blog=11816103&amp;post=877&amp;subd=ummicucu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ummicucu.wordpress.com/2010/11/30/karakteristik-isteri-shalihah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e5144c9f971810eedf0f8565b2ec412e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ummicucu</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KESAKSIAN IBLIS</title>
		<link>http://ummicucu.wordpress.com/2010/07/08/kesaksian-iblis/</link>
		<comments>http://ummicucu.wordpress.com/2010/07/08/kesaksian-iblis/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Jul 2010 16:47:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ummicucu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan Kalbu]]></category>
		<category><![CDATA[10 Permintaan Iblis Kepada Allah SWT]]></category>
		<category><![CDATA[Amalan yang Dapat Menyakiti Iblis]]></category>
		<category><![CDATA[Cara Iblis Menggoda]]></category>
		<category><![CDATA[Iblis dibantu oleh 70.000 anak – anaknya]]></category>
		<category><![CDATA[Iblis Tidak Berdaya Dihadapan Orang yang Ikhlas]]></category>
		<category><![CDATA[KESAKSIAN IBLIS]]></category>
		<category><![CDATA[Manusia Yang Menjadi Teman Iblis]]></category>
		<category><![CDATA[Orang yang dibenci Iblis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ummicucu.wordpress.com/?p=873</guid>
		<description><![CDATA[Edisi ini saya akan berbagi tentang suatu hadits yang luar biasa dahsyat maknanya. Saya yakin cukup dengan suatu hadist ini jika setiap kita membaca, menyelami dan mengamalkannya dengan baik insya Allah kita akam menjadi mukmin sejati. Tak perlu berpanjang, berikut kutipan lengkapnya : Dari Muadz bin Jabal ra dari Ibu Abbas ra: Ketika kami sedang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ummicucu.wordpress.com&amp;blog=11816103&amp;post=873&amp;subd=ummicucu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Edisi ini saya akan berbagi tentang suatu hadits yang luar biasa dahsyat maknanya. Saya yakin cukup dengan suatu hadist ini jika setiap kita membaca, menyelami dan mengamalkannya dengan baik insya Allah kita akam menjadi mukmin sejati. Tak perlu berpanjang, berikut kutipan lengkapnya :</p>
<p>Dari Muadz bin Jabal ra dari Ibu Abbas ra: Ketika kami sedang bersama Rasulullah SAW di kediaman seorang sahabat Anshar, terdengar panggilan seorang dari luar rumah : ” wahai penghuni rumah, bolehkah aku masuk? Sebab kalian akan membutuhkanku.<br />
 “Rasulullah bersabda.” Tahukah kalian siapa yang memanggil?” Kami menjawab: “Allah dan rasulNya yang lebih tahu”. Beliau melanjutkan, “itu iblis, laknat Allah bersamanya.”<br />
Umar bin Khattab berkata : “izinkan aku membunuhnya wahai Rasullulah”. Nabi menahannya: “Sabar wahai Umar, bukankah kamu tahu bahwa Allah memberinya kesempatan hingga hari kiamat? Lebih bukakan pintu untuknya, sebab dia telah diperintahkan untuk ini, pahamilah apa hendak ia katakan dan dengarkan dengan baik”.</p>
<p>Ibnu Abbas RA berkata: pintu lalu dibuka, ternyata dia seperti seorang kakek yang cacat satu matanya. Di janggutnya terdapat 7 helai rambut seperti rambut kuda, taringnya terlihat seperti taring babi, bibirnya seperti bibir sapi. Iblis berkata: “Salam untukmu Muhammad. Salam untukmu para hadirin”, Rasulullah SAW lalu menjawab: “Salam hanya milik Allah SWT sebagai makhluk terlaknat, apa keperluanmu?”<br />
Iblis menjawab: ” Wahai Muhammad, aku datang kesini bukan atas kemauanku, namun karena terpaksa”.<br />
“Siapa yang memaksamu?”<br />
“Seorang malaikat utusan Allah mendatanganiku dan berkata: Allah SWT memerintahkanmu untuk mendatangi Muhammad sambil menundukan diri. Beritahu Muhammad tentang caramu dalam menggoda manusia. Jawablah dengan jujur semua pertanyaannya. Demi kebesaran Allah, andai kau berdusta satu kali saja, maka Allah akan jadikan dirimu debu yang ditiup angin “.<br />
“Oleh karena itu aku sekarang mendatanganimu. Tanyalah apa yang hendak kau tanyakan. Jika aku berdusta, aku akan dicaci oleh setiap musuhku. Tidak ada sesuatu pun yang paling besar menimpaku daripada cacian musuh”.</p>
<p>*Orang yang dibenci Iblis*</p>
<p>Rasulullah SAW lalu bertannya kepada iblis: “Kalau kau benar jujur, siapakah manusia yang paling kau benci?” iblis segera menjawab: “Kamu, kamu dan orang sepertimu adalah makhluk Allah yang paling aku benci.”<br />
“Siapa selanjutnya?” tanya Rasulullah<br />
“Pemuda yang bertaqwa memberikan dirinya mengabdi kepada Allah SWT.”<br />
“Lalu Siapa lagi?”<br />
“Orang alim dan wara’ (loyal)”<br />
“Lalu siapa lagi?”<br />
“Orang yang selalu bersuci.”<br />
“Siapa lagi?”<br />
“Seorang yang fakir yang sabar dan tak pernah mengeluhkan kesulitannya kepada orang lain?”<br />
“Apa tanda kesabarannya?”<br />
“Wahai Muhammad, jika ia tidak mengeluhkan kesulitannya kepada orang lain selama 3 hari, Allah akan memberi pahala orang – orang yang sabar”.<br />
“Selanjutnya apa?”<br />
“Orang yang bersyukur”<br />
“Apa tanda kesukurannya ?”<br />
“ia mengambil kekayaannya dari tempatnya, dan mengeluarkannya juga dari tempatnya”.<br />
“Orang seperti Abu Bakar menurutmu?”<br />
“Ia tidak menurutiku di masa jahiliyah, apalagi dalam Islam.”<br />
“Umar bin Khattab ?”<br />
“Demi Allah setiap berjumpa dengannya aku pasti kabur.”<br />
“Usman bin Affan?”<br />
“Aku Malu kepada orang yang malaikat pun malu kepadanya.”<br />
“Ali bin Abi Thalib?”<br />
“Aku berharap darinya agar kepalaku selamat, dan berharap ia melepaskanku dan aku melepaskannya. Tetapi ia tak akan mau melakukan itu.” (Ali Abi Thalib selalu berdzikir terhadap Allah SWT).</p>
<p>* Amalan yang Dapat Menyakiti Iblis*</p>
<p>“Apa yang kau rasakan jika melihat seseorang dari umatku yang hendak shalat ?”<br />
“Aku merasa panas dingin dan gemetar,” “kenapa ?”<br />
“Sebab, setiap seorang hamba abersujud 1x kepada Allah, Allah mengangkatnya 1 derajat.”<br />
“Jika seorang umatku berpuasa ?”<br />
“Tubuhku terasa terikat hingga ia berbuka.”<br />
“Jika ia berhaji ?”<br />
“Aku seperti orang gila.”<br />
“Jika ia membaca al – qur’an ?”<br />
“Aku merasa meleleh laksana timah di atas api”<br />
“Jika ia bersedekah”<br />
“ Itu sama saja orang tersebut membelah tubuhku dengan gergaji.”<br />
“Mengapa bisa begitu ?”<br />
“ Sebab dalam sedekah ada 4 keuntungan baginya. Yaitu keberkahan dalam hartanya, hidupnya disukai, sedekah itu kelak akan menjadi hijab antara dirinya dengan api neraka dan segala macam musibah akan terhalau dari dirinya.”<br />
“Apa yang dapat mematahkan pinggangmu ?”<br />
“Suara kuda perang dijalan Allah.”<br />
“Apa yang dapat melelehkan tubuhmu ?”<br />
“Taubat orang bertaubat.”<br />
“Apa yang dapat membakar hatimu?”<br />
“Istighfar diwaktu siang dan malam.”<br />
“Apa yang dapat mencoreng wajahmu ?”<br />
“ Sedekah yang diam – diam.”<br />
“ Apa yang dapat merusak wajahmu ?”<br />
“ Shalat fajar.”<br />
“ Apa yang dapat memukul kepalamu ?”<br />
“Shalat berjama’ah.”<br />
“ Apa yang paling mengganggumu ?”<br />
“ Majelis para ulama.”<br />
“ Bagaimana cara makanmu ?”<br />
“ Dengan tangan kiri dan jariku .”<br />
“ Dimanakah kau menaungi anak – anak mu dimusim panas ?”<br />
“ Dibawah kuku manusia .”</p>
<p>* Manusia Yang Menjadi Teman Iblis*</p>
<p>Nabi lalu bertanya : “Siapa temanmu wahai Iblis ?”<br />
“Pemakan riba”<br />
“Siapa sahabatmu ?”<br />
“ Pezina”<br />
“ Siapa teman tidurmu “<br />
“ Pemabuk. “<br />
“ Siapa utusanmu ?”<br />
“ Tukang sihir.”<br />
“ Apa yang membuatmu gembira ?”<br />
“ Bersumpah dengan cerai.”<br />
“ Siapa kekasihmu?”<br />
“ Orang yang meninggalkan shalat jum’at.”<br />
“ Siapa manusia yang paling membahagiakanmu ?”<br />
“ Orang yang meninggalkan shalatnya dengan sengaja.”</p>
<p>*Iblis Tidak Berdaya Dihadapan Orang yang Ikhlas*</p>
<p>Rasullullah SAW lalu bersabda :”Segala puji bagi Allah yang telah membahagiakan umatku dan menyengsarakanmu”.<br />
“Iblis segera menimpali : “ tidak. Tak akan ada kebahagiaan selama aku hidup hingga hari akhir. Bagaimana kau bisa berbahagia dengan umatmu, sementara aku bisa masuk ke dalam aliran darah mereka dan mereka tak bisa melihatku. Demi yang menciptakan diriku dan memberikanku kesempatan hingga hari akhir, aku akan menyesatkan mereka semua. Baik yang bodoh, atau yang pintar, yang bisa membaca dan tidak bisa membaca, yang durjana dan yang saleh, kecuali hamba Allah yang ikhlas.”<br />
“Siapa orang yang ikhlas menurutmu ?”<br />
“Tidaklah kau tahu wahai Muhammad, bahwa barang siapa yang menyukai emas dan perak, ia bukan orang yang ikhlas. Jika kau lihat orang yang tidak menyukai dinar dan dirham, tidak suka pujian dan sanjungan, aku bisa pastikan bahwa ia orang yang ikhlas, maka aku meninggalkannya. Selama seorang hamba masih menyukai harta dan sanjungan dan hatinya selalu terikat dengan kesenangan dunia, ia sangat patuh padaku. “</p>
<p>*Iblis dibantu oleh 70.000 anak – anaknya*</p>
<p>Tahukah kamu Muhammad, bahwa aku mempunyai 70.000 anak dan setiap anak memilki 70.000 syaitan. Sebagian ada yang aku tugaskan untuk mengganggu ulama. Sebagian untuk mengganggu anak – anak muda, sebagian untuk mengganggu orang tua sebagian untuk menggunggu wanita tua, sebagian anakku juga aku tugaskan kepada para zahid. Aku punya anak yang suka mengencingi telinga manusia sehingga ia tidur pada shalat berjama’ah. Tanpanya manusia tidak akan mengantuk pada waktu shalat berjama’ah.</p>
<p>Aku punya anak yang suka menaburkan sesuatu dimata orang yang sedang mendengarkan ceramah ulama hingga mereka tertidur hingga pahalanya terhapus.<br />
Aku punya anak yang senang berada dilidah manusia. Jika seseorang melakukan kebajikan lalu ia beberkan kepada manusia, maka 99% pahalanya akan terhapus.<br />
Pada setiap seseorang wanita yang berjalan, anakku dan syaitan duduk dipinggul dan pahanya, lalu menghiasinya agar setiap orang memandanginya.<br />
Syaitan juga berkata ,”Keluarkan tanganmu”, lalu ia mengeluarkan tangannya lalu syaitan pun menghiasi kukunya. Mereka, anak –anakku selalu menyusup dan berubah ke satu kondisi ke kondisi lainnya, dari satu pintu ke pintu lainnya untuk menggoda manusia hingga mereka terhempas dari keikhlasan mereka.<br />
Akhirnya mereka menyembah allah tanpa ikhlas, namun mereka tidak merasa.<br />
Tahukah kamu, Muhammad ? Bahwa ada rahib yang telah beribadat kepada Allah selama 70 tahun. Setiap orang sakit yang didoakan olehnya sembuh seketika. Aku terus meggodanya hingga ia berzina, membunuh dan kufur.</p>
<p>*Cara Iblis Menggoda*</p>
<p>Tahukah kau Muhammad, dusta berasal dari diriku?<br />
Akulah mahluk pertama yang berdusta. Pendusta adalah sahabatku. Barang siapa bersumpah dengan berdusta, ia kekasihku. Tahukah kau Muhammad? Aku bersumpah kepada Adam dan Hawa derngan nama Allah bahwa aku benar-benar menasihatinya. Sumpah dusta adalah kegemaranku. Ghibah (gosip) dan Namimah (adu domba) kesenanganku. Kesaksian palsu kegembiraanku. Orang yang bersumpah untuk menceraikan istrinya ia berada di pinggir dosa walau hanya sekali dan walaupun ia benar. Sebab barang siapa membiasakan dengan kata-kata cerai, isterinya menjadi haram baginya. Kemudian ia akan beranak cucu hingga hari kiamat. Jadi semua anak-anak zina dan ia masuk neraka hanya karena satu kalimat, Cerai.</p>
<p>Wahai Muhammad, umatmu ada yang suka mengulur – ngulur shalat, Setiap ia hendak berdiri untuk shalat, aku bisikkan padanya waktu masih lama, kamu masih sibuk, lalu ia menundanya hingga ia melaksanakan shalat di luar waktu, maka shalat itu dipukulkannya ke mukanya.</p>
<p>Jika ia berhasil mengalahkanku, aku biarkan ia shalat. Namun aku bisikkan ke telinganya lihat kiri dan kananmu, ia pun menoleh. Pada saat itu aku usap dengan tanganku dan kucium keningnya serta aku ucapkan ‘salatmu tidak sah’. Bukankah kamu tahu Muhammad, orang yang banyak menoleh dalam shalatnya akan dipukul.<br />
Jika ia shalat sendirian, aku suruh dia untuk bergegas. I apun shalat seperti ayam yang mematuk beras.<br />
Jika ia berhasil mengalahkanku dan ia shalat berjama’ah, aku ikat lehernya dengan tali, hingga ia mengangkat kepalanya sebelum imam, atau meletakkan sebelum iamam. Kamu tahu bahwa melakukan itu batal shalatnya dan wajahnya akan dirubah menjadi wajah keledai.<br />
Jika ia berhasil mengalahkanku, aku tiup hidungnya hingga ia menguap dalam shalat. Jika ia tidak menutup mulutnya ketika menguap, syaitan akan masuk ke dalam dirinya, dan membuatnya menjadi bertambah serakah dan gila dunia. dan ia pun semakin taat padaku.<br />
Kebahagiaan apa untukmu, sedangfkan aku amemerintahkan orang miskin agar meninggalkan shalat. Aku katakan padanya, “Kamu tidak wajib shalat, shalat hanya wajib untuk orang yang berkecukupan dan sehat. Orang sakit dan miskin tidak. Jika kehidupanmu telah berubah baru kau shalat.</p>
<p>Ia pun mati dalamkekafiran. Jika ia mati sambil meninggalkan shalat maka Allah akan menemuinya dalam kemurkaan. Wahai Muhammad, apakh engkau akan bergembira dengan umatmu padahal aku mengeluarkan seperenam mereka dari Islam ?”</p>
<p>*10 Permintaan Iblis Kepada Allah SWT*</p>
<p>“Berapa yang kau pinta dari Tuhanmu?”<br />
“10 macam”<br />
“ Apa saja?”<br />
“Aku minta agar Allah membiarkanku berbagi dalam harta dan anak manusia, Allah mengizinkan. Allah berfirman, “Berbagilah dengan manusia dalam harta dan anak. Dan janjikanlah mereka, tidaklah janji setan kecuali tipuan”(Qs Al Isra :64).<br />
Harta yang tidak dizakatkan, aku makan darinya. Aku juga dari makanan haram dan bercampur dengan riba. Aku juga makan dari makanan yang tidak dibacakan nama Allah.<br />
Aku minta agar Allah membiarkanku ikut bersama dengan orang yang berhubungan dengan istrinya tanpa berlindung dengan Allah. Maka setan ikut bersamanya dan anak yang dilahirkan akan sangat patuh kepada syaitan.<br />
Aku minta agar bersama dengan orang yang menaiki kendaraan bukan untuk tujuan yang halal. Aku minta agar Allah menjadikan kamar mandi sebagai rumahku. Aku minta agar Allah menjadikan pasar sebagai masjidku. Aku minta agar Allah menjadikan syair sebagai Quranku. Aku minta agar Allah memberikan saudaraku, maka ia jadikan orang yang membelanjakan hartanya untuk maksiat sebagai saudaraku. Allah berfirman, “ Orang – orang boros adalah saudara – saudara syaitan. “(Qs. Al – Isra:27).<br />
Wahai Muhammad, aku minta agar Allah membuatku bisa melihat manusia sementara mereka tidak bisa melihatku. Dan aku minta agar Allah memberiku kemampuan untuk mengalir dalam aliran darah manusia. Allah menjawab, “silakan”, aku bangga dengan hal itu hingga hari kiamat. Sebagian besar manusia bersamaku di hari kiamat.</p>
<p>Iblis berkata : “ Wahai Muhammad, aku tak bisa meyesatkan orang sedikitpun, aku hanya bisa membisikkan dan menggoda,”<br />
Jika aku bisa menyesatkan, tak akan tersisa seorang pun. Sebagaimana dirimu, kamu tidak bisa memberi hidayah sedikitpun, engkau hanya Rasul yang menyampaikan amanah. Jika kau bisa memberi hidayah, tak akan ada seorang kafir pun dimuka bumi ini. Kau hanya bisa menjadi penyebab untuk orang telah ditentukan sengsara. Orang yang bahagia adalah orang yang telah ditulis bahagia sejak diperut ibunya. Dan orang yang sengsara adalah orang yang telah ditulis sengsara semenjak dalam kandungan ibunya.</p>
<p>Rasulullah SAW lalu membaca ayat : “Mereka akan terus berselisih kecuali orang yang dirahmati oleh Allah SWT” (QS Hud : 118 – 119). Juga membaca, “Sesungguhnya ketentuan Allah pasti berlaku: (Qs Al-Ahzab :38). Iblis lalu berkata : “Wahai Rasul Allah takdir telah ditentukan dan pena takdir telah kering. Maha suci Allah yang menjadikanmu pemimpin para Nabi dan Rasul, pemimpin penduduk surga, dan yang telah menjadikan aku pemimpin makhluk – makhluk celaka dan pemimpin penduduk neraka. Aku si celaka yang terusir. Ini akhir yang ingin aku sampaikan kepadamu. Dan aku tak berbohong.” #</p>
<p>Sumber : Kitab Sajaratul Kaun oleh Muhyidin Ibnu Arabi /Darul ‘Ilmi al – Munawar asy-Syamsiyah, Madinah.</p>
<p>( Ulama wara berkata : Berbuat baiklah sekuat tenagamu untuk mencapai SYURGA,dan janganlah engkau Menyandarkan terlebih dahulu kepada TAKDIR ).<br />
Dari : http://www.facebook.com/rahmat.abdullah#!/topic.php?uid=41445137114&amp;topic=16131</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ummicucu.wordpress.com/873/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ummicucu.wordpress.com/873/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ummicucu.wordpress.com/873/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ummicucu.wordpress.com/873/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ummicucu.wordpress.com/873/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ummicucu.wordpress.com/873/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ummicucu.wordpress.com/873/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ummicucu.wordpress.com/873/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ummicucu.wordpress.com/873/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ummicucu.wordpress.com/873/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ummicucu.wordpress.com/873/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ummicucu.wordpress.com/873/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ummicucu.wordpress.com/873/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ummicucu.wordpress.com/873/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ummicucu.wordpress.com&amp;blog=11816103&amp;post=873&amp;subd=ummicucu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ummicucu.wordpress.com/2010/07/08/kesaksian-iblis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e5144c9f971810eedf0f8565b2ec412e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ummicucu</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bashirah (Kekuatan Mata Hati)</title>
		<link>http://ummicucu.wordpress.com/2010/07/08/bashirah-kekuatan-mata-hati/</link>
		<comments>http://ummicucu.wordpress.com/2010/07/08/bashirah-kekuatan-mata-hati/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Jul 2010 16:33:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ummicucu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan Kalbu]]></category>
		<category><![CDATA[Bila Nurani Bergetar]]></category>
		<category><![CDATA[Imam Ghazali]]></category>
		<category><![CDATA[Kematian Hati Nurani]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ummicucu.wordpress.com/?p=871</guid>
		<description><![CDATA[“Bahkan manusia sangat tajam melihat dirinya sendiri, walaupun ia melontarkan berbagai alasannya” (QS.AI-Qiyamah:14). Para penganut Al-Qur’an tak ragu sedikitpun akan kesempurnaannya. la cahaya terang dan jalan lurus yang mengantar kepada keselamatan dunia dan kebahagiaan akhirat. la bashirah yang begitu jernih, tajam dan akurat mewartakan keadaan yang sesungguhnya, kemenangan yang terbentang dan bahaya yang mengancam, dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ummicucu.wordpress.com&amp;blog=11816103&amp;post=871&amp;subd=ummicucu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>“Bahkan manusia sangat tajam melihat dirinya sendiri, walaupun ia melontarkan berbagai alasannya” (QS.AI-Qiyamah:14).<br />
Para penganut Al-Qur’an tak ragu sedikitpun akan kesempurnaannya. la cahaya terang dan jalan lurus yang mengantar kepada keselamatan dunia dan kebahagiaan akhirat. la bashirah yang begitu jernih, tajam dan akurat mewartakan keadaan yang sesungguhnya, kemenangan yang terbentang dan bahaya yang mengancam, dengan segala syarat, sebab dan penawarnya. la memuat sejarah lampau, gambaran depan dan keadaan sekarang.<br />
Namun apa yang didapat orang yang menutup rapat-rapat matanya sendiri, dari cahaya terang di sekitarnya? Terik mentari ditingkahi ribuan lampu sorot, tak menyelamatkannya dari terjerembab ke pelimbahan. Sebaliknya, lihatlah tuna netra yang berjalan di gelap malam, dapat selamat dan beroleh rizki mereka.<br />
Allah Maha Adil, yang mengangkat sebagian orang dengan kekurangan fisiknya dan menjatuhkan lainnya walaupun berjasad sempurna. Tak ada makna kajian tema apa pun dalam kitab suci, sementara hati pengajinya berjelaga. Ada tikus mati dalam kandang, ada orang kehilangan tongkat dua kali atau terpagut ular dua kali di liang yang sama. Atau singa-singa mati lapar di padang dan daging pelanduk dilahap serigala. Ada budak tidur di tilam sutera, ada bangsawan berbaring di hamparan tanah.<br />
Bila Nurani Bergetar<br />
Berbahagialah pejuang yang tak mengkorupsi kemenangan masa depannya, walaupun hanya dengan sekedar rintih sesal didera lelah. Atau menumpang popularitas dengan nikmat tanpa rasa malu kepada-Nya. Mereka yang berhati nurani tak lagi melampirkan kesedihan, kesusahan, dan kelelahan kedalam neraca laba-rugi. Hati nurani mereka selalu hidup dan berbinar. Begitulah kiranya ketika Alkhalil Ibrahim AS meminta agar nabi yang dibangkitkan kelak dari keturunan Ismail AS, bertugas “….membacakan kepada mereka ayat-ayat-Mu, mengajarkan mereka Kitab dan Hikmah dan menyucikan mereka..” (QS. AI-Baqarah:129), Allah mengijabah do’anya. Namun Ia menginginkan langkah kedua sesudah membacakan ayat-ayat-Nya dan sebelum mengajarkan Kitab dan Hikmah, satu kata kunci bagi keberhasilan da’wah ini, yaitu ‘menyucikan mereka‘ (QS. Al-Baqarah:151, Ali Imran:164, Al Jumu’ah:2).<br />
Nurani yang hidup mampu menjembatani perbedaan dan meredam perpecahan. “Ulama akhirat tak saling berbenturan, karena akhirat sangatlah luas. Ulama dunia selalu bertikai dan bermusuhan karena dunia terlalu sempit untuk mereka perebutkan.” (Imam Ghazali).<br />
Allah menyebutkan perumpamaan ulama buruk (suu‘) yang berhati nurani mati, seperti Bal’am sebagai anjing, yang bila dihalau menjulur dan bila didiamkan tetap menjulur (QS. Al –A’raf: 176). Anjing akan lari mengejar tulang dengan sedikit daging segar. Dan tak akan tertegun memandangi perhiasan di tangan pelempar seharga 1 milyar. Dan ketika melewati telaga, sang anjing segera menerkam bayangan dirinya, karena mengira ada anjing lain yang menggigit tulang. la ingin menguasai semua tulang. Alangkah rakusnya!<br />
siapa yang telah rasakan dunia<br />
aku pun telah mengenyamnya<br />
telah digiring kepadaku pahit getirnya<br />
aku tak melihatnya selain bangkai yang membusuk<br />
dikepung anjing-anjing dengan hanya satu semangat: cabik dan tarik!<br />
Seorang imam sangat kecut dan malu ketika ada orang datang meminta sesuatu. “Oh, dosa apa yang kuperbuat, mestinya aku sudah menangkap hajatnya sebelum ia menyatakan permintaannya“. Tidakkah panitia zakat merasa tersindir ketika melihat kemiskinan hanya dari wajah pengemis profesional yang kerap menimbun harta melebihi keperluan. Al-Qur’an telah melekatkan sifat ‘jahil’ bagi mereka yang mengira para mujahid yang menjaga air wajahnya dengan menutup rapat-rapat penderitaan dan kemiskinan mereka, sebagai orang kaya. Sebaliknya sifat Rasul SAW disebutkan sebagai ma’rifah (kenal), karena dengan kejernihan bashirah mampu menangkap hakikat.<br />
Karena itulah mereka mendapatkan jaminan baik bagi kehidupan kelak; “Beruntunglah orang yang tersibukkan oleh aib dirinya dari kesibukan mempersoalkan aib orang lain. la infakkan yang berlebih dari hartanya dan menahan yang berlebih dari perkataannya“<br />
Kemiskinan dan kesenangan tak masuk agenda fikiran para perempuan generasi Salaf yang melepas keberangkatan para suami. “Hati-hati terhadap harta yang haram. Kami tahan terhadap kemiskinan tetapi takkan tahan terhadap neraka,” begitu pesan mereka.<br />
Di depan iring-iringan yang membawa Imam Ahmad bin Hambal ke penyidangan yang zalim, menghadanglah seorang perempuan. “Wahai Imam, kami perempuan-perempuan yang bekerja menenun. Hari-hari ini serdadu sultan meningkatkan perondaan sepanjang malam dengan obor-obor mereka. Karena kami bekerja dibawah pancaran cahaya obor serdadu sultan zalim itu, maka hasil tenunan kami di atas atap rumah menjadi lebih baik dan kami mendapat keuntungan tambahan. Halalkah kami memakan kelebihan untung itu?“. Demikianlah radiasi bashirah Imam yang tak kenal kompromi dengan kebathilan, merasuki hati nurani rakyat yang menjadi begitu sensitif.<br />
Kematian Hati Nurani<br />
Berapa banyak orang menguasai teori ilmu serta dikenal dan dihormati sebagai ilmuwan dan ulama, namun kehilangan potensi hati nurani. Bashirahnya tertutup limbah dunia, membuat cahayanya tak tembus menerangi jalan. Para koruptor yang memiskinkan rakyat dan menguras kekayaan bangsa untuk kepentingan diri sendiri adalah para pengkhianatyang mati rasa. Mereka yang memproduk siaran cabul, menyiarkan kebebasan seks, membuka rumah bordil, memproduksi dan mengedarkan tuak, candu dan madat adalah makhluk yang padam hati nurani. Kehidupan fisik tak mampu mengimbangi busuk akhlaq mereka yang membuat tak nyaman lingkungan. Tak ada orang yang kerasan berlama–lama dekat mereka. Hidup menebar bau busuk dan mati menuai amal busuk.<br />
Mereka yang keruh nurani, selalu melihat dengan angan-angan panjang. “Seakan kematian hanya berlaku atas orang lain“. Sejauh ini dosa dan kemaksiatan merupakan pembunuh utama hati nurani. Hati menjadi keras membatu, watak menjadi beku dan hati menyempit. Ayat-ayat suci tak membekas di hati, kematian tak menghasilkan ibrah, luapan syahwat dunia semakin tak terkendali, wajah menggelap memantulkan kelam hati, hilang semangat beramal dan lenyap kelezatan dzikir.<br />
Lihatlah para penjual ayat yang dengan ringan berfatwa bathil demi kekayaan diri. Do’a yang mereka bunyikan memang benar hanya bunyi. Dan bila ada kader muslim yang merasa, inilah zaman keterbukaan, lalu membumi hanguskan tradisi dakwah yang baik, mereka telah membunyikan lonceng kematian bagi hati nuraninya. Bila berpolitik, mereka hanya tahu intrik. Tak ada rasa malu merebut posisi, dengan berhias khayalan syaithani. Akulah Yusuf yang credible dan expert. Padahal begitu jauh jurang memisah, mana Yusuf, mana pemimpi di terik mentari. Golongan ini tak kenal mihwar tak kenal era, baginya semua adalah era naf’i dan mihwar maslahi (era mengambil keuntungan dan fase mengambil maslahat).<br />
Orang-orang seperti itu harus kerap diajak menurunkan jenazah ke liang lahat, melepas kerabat di akhir nafas, atau berbiduk di lautan dengan gelombang yang ganas. Bila tak mempan, takbirkan empat kali bagi kematian hati nuraninya.<br />
oleh : Guru KH Rahmat Abdullah (AY)<br />
(Dari : http://www.facebook.com/rahmat.abdullah#!/topic.php?uid=41445137114&amp;topic=16212)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ummicucu.wordpress.com/871/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ummicucu.wordpress.com/871/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ummicucu.wordpress.com/871/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ummicucu.wordpress.com/871/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ummicucu.wordpress.com/871/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ummicucu.wordpress.com/871/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ummicucu.wordpress.com/871/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ummicucu.wordpress.com/871/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ummicucu.wordpress.com/871/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ummicucu.wordpress.com/871/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ummicucu.wordpress.com/871/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ummicucu.wordpress.com/871/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ummicucu.wordpress.com/871/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ummicucu.wordpress.com/871/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ummicucu.wordpress.com&amp;blog=11816103&amp;post=871&amp;subd=ummicucu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ummicucu.wordpress.com/2010/07/08/bashirah-kekuatan-mata-hati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e5144c9f971810eedf0f8565b2ec412e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ummicucu</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
